Mereka Berjuang dan Selalu Terjaga Saat Kita Terlelap

Mereka Berjuang dan Selalu Terjaga Saat Kita Terlelap

Posted on

Mereka yang terjaga saat kita terlelap.

Ketika saya dan Anda tidak benar-benar memiliki keberanian sebagaimana mereka, orang-orang yang bertugas menangani pasien corona. Ketika saya dan Anda tidak memiliki akses dan kesempatan untuk bergabung membantu secara langsung tugas mereka, setidaknya berbuatlah untuk mengurangi kemungkinan bertambahnya beban mereka.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Merekalah yang paling mengerti betapa bahayanya wabah ini sampai harus selalu mengingatkan orang lain untuk mengikuti aturan yang sudah ditetapkan. Merekalah yang berada pada jarak paling dekat dengan ancaman kematian tanpa benar-benar mereka tahu seberapa amannya mereka berada di sana.

Pada saat saya dan Anda bisa lelap tertidur di rumah sambil bercengkerama dengan keluarga tercinta, mereka justru berada di sebuah ruangan yang terisolir, mengenakan pakaian-pakaian yang mengucurkan keringat. Saat mereka lelah, mereka tidak benar-benar bisa tidur dengan nyenyak. Saat mereka lapar, mereka tidak benar-benar bisa makan dengan lahap.

Baca Juga >  NU, Islam dan Kebangsaan

Apa yang mereka lakukan semata-mata untuk membantu saya dan Anda agar selamat. MAKA JANGAN SIA-SIAKAN PENGORBANAN mereka dengan sikap acuh kita. Saya dan Anda mungkin tak memiliki keberanian yang cukup untuk menjadi seperti mereka. Kita hanya memiliki kesempatan yang luas untuk selalu mendoakan yang terbaik untuk mereka, mendukung mereka serta berdoa agar wabah ini bisa segera menghilang dari negeri ini. Aminn.

Salam hormat saya pada Anda semua, Bapak-Ibu petugas.

Penulis: Salman Rusydie Anwar, sastrawan tinggal di Kebumen.