kh ma'ruf amin

Masa Muda Kyai Ma’ruf Amin, Sungguh Mengesankan!

Posted on

Tahun 60-an, Kyai Ma’ruf Amin yang memimpin Ansor keluar masuk kampung beri penyuluhan pada warga untuk tidak mendukung komunisme. 15 tahun kegiatan itu beliau lakukan, kalian semua belum lahir, tapi Kyai Ma’ruf Amin mengisi masa muda dengan berdakwah memberantas paham komunisme yang waktu itu pendukungnya jutaan hingga bersih di Jawa Barat.

Tahun 70-an Kyai Maruf masuk pemerintahan BUKAN MENDEKAT!!! Tapi DIUNDANG sebagai utusan daerah. Karena kecakapan dan kecerdasan diplomasinya, kefasihan bicaranya, pengetahuan tinggi akan permasalahan rakyat, di mana beliau keliling kampung berdakwah dari musola kecil ke musola kecil lainnya membuatnya dapat kehormatan jadi anggota utusan daerah di DPR.

Tahun 70-an pemilu pertama sejak 1955 dirinya DIDAFTARKAN sebagai Calon LEGISLATIF untuk DKI Jakata dari partai KABAH. Karir legislatif beliau jalani selama lebih dari 30 tahun. Puluhan perda, puluhan legislasi, termasuk UU Pernikahan, Perwalian yang bernuansa SYARIAH.

Info Peluang Usaha Depot Air Minum Isi Ulang by INVIRO

KH MARUF AMIN berjuang di parlemen bersama Singa Islam parlemen sahabatnya seperti KH Anwar SANUSI, KH. Idham Khalid. Hj Aisyah AMINI, Buya Ismail Hasan METAREUM, KH, Khalid BAIDAWI, KH Maimun ZUBAIR, KH ALAWY Muhammad, BELIAU MEMENANGKAN SEMUA ITU DEMI UMMAT ISLAM!

TAPI sejarah itu kok ga ada artinya di mata ummat Islam? Sekarang mereka menghina KYAI MA’RUF, difitnah JUAL AQIDAH karena MENDEKAT DENGAN KEKUASAAN!!

Faktanya, Kyai Ma’ruf SEKALI LAGI DAN LAGI DIUNDANG, DITUNJUK sebagai CAWAPRES no 1. TIDAK MENGAJUKAN DIRI! Sama sekali tidak mendekat, tidak MENYUAP, tidak juga MENGHALANGI proses pemilihan Cawapres Jokowi.

Kyai Maruf BERSEDIA MAJU, karena tidak DENGAN TANGAN KOSONG!! Ada gagasan KEUMATAN, EKONOMI SYARIAH, yang hendak beliau PERJUANGKAN DEMI UMMAT ISLAM..

Baca Juga >  Mbah Marzuqi Giriloyo dan Mangun Karno Masuk Islam

BELIAU JUGA INGIN BERDAKWAH di ISTANA! Membawa cahaya ISLAM dan aspirasi ummat ISLAM yang selama ini digambarkan TIDAK ADA DI ISTANA. Mendakwahi dan mempengaruhi pemerintahan lewat tabiat syariah, YANG SELAMA INI KONSISTEN BELIAU TANAMKAN sebagai LEGISLATIF!!

Sebagai wong NU, sebagai NU totok, betapa ANE MURKA NGAMUK saat Kyai yang sudah berjuang malang melintang, di parlemen, MEMPERJUANGKAN ASPIRASI ummat ISLAM, selama 50 tahun, agar bisa MENIKAH secara AGAMA, agar bisa PUNYA UU ZAKAT, agar bisa punya UU HAJI.. DIFITNAH, DIMAKI, DINISTAKAN!!

Hanya karena tidak ditunjuk Prabowo sebagaimana ijtima Ulama pertama yang meminta Prabowo mengambil ulama sebagai pasangan.

Lalu saat Jokowi mengambilnya sebagai pasangan, pada amnesia total akan jasa-jasanya, dan tidak peduli akan tujuan-tujuan beliau untuk memajukan dan meninggikan HADHOROH atau PERADABAN serta MADANIYAH atau Kewarganegaraan Ummat Islam!!

Apakah ini tantangan dakwah sang Kyai, apakah Allah SWT hendak membersihkan dosa-dosa beliau dengan mencabut semua pahala para pemakinya agar ditransfer pada beliau di hari akhir nanti, terus terang, beliau tidak ingin mengambil hak pahala kalian para pemaki pencaci pemfitnah. Kalian yang menyakiti diri sendiri macam itu, beliau sudah minta PERSATUAN ummat ISLAM DIJAGA! karena pemilu hanya 5 TAHUNAN.

Apa sih yang dikejar sampe ngorbankan pahala dan terjerumus dosa fitnah, namimah, ghibah, dan suudzhan itu?

Penulis: Mustofa Faizar