PRESIDEN RI Prabowo Subianto berpandangan, banyak kiai NU yang mempunyai banyak kelebihan dibanding manusia pada umumnya. Antara lain kelebihan yang dimiliki cucu pendiri NU yang pernah menjadi Presiden RI, yaitu (alm) KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang pemikirannya jauh ke depan. Juga KH Moeslim Rifa’i Imampuro atau Mbah Liem, tokoh NU dan Pendiri Pesantren Al-Muttaqien Pancasila Sakti (Alpansa) Desa Troso, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten.
Dalam ceramah di Pesantren Tambakberas Jombang dan rekaman videonya beredar luas,mantan Danjen Kopassus Prabowo Subianto mengungkapkan pengalamannya menyaksikan secara langsung ‘karomah’ yang dimiliki Mbah Liem.Pada suatu hari Kopassus sedang ada acara di Kartasura dan dirinya hadir sebagai Komandan Jenderal.
Sebelum berlangsung acara, suasananya gelap, karena langit diselimuti mendung tebal. Segenap jajaran Kopassus khawatir acara akan tidak berlangsung lancar karena hujan dan sebagainya.Padahal dalam rangkaian acara ada agenda atraksi udara yang membutuhkan kondisi cuaca cerah agar pesawat-pesawat bisa bermanuver dengan baik. Untuk itu pilot juga membutuhkan jarak pandang yang jauh.
Tiba-tiba, masih menurut Prabowo, pas dirinya mau masuk lapangan datang sebuah mobil lalu Mbah Liem keluar dan mendekati dirinya. “Mas Bowo, tenang saja, sini,”kata Prabowo menirukan ucapan Mbah Liem. Kemudian Mbah Liem komat-kamit membaca doa di samping Prabowo. Tak lama kemudian mendung tersingkap, sedikit-demi sedikit awan gelap yang berada di atas lokasi acara pergi dan dalam waktu sekitar tiga menit kemudian langit jadi terang benderang.
“Percaya atau tidak, tapi saya saksinya dan juga ribuan prajurit, langit yang sebelumnya gelap karena awan, tidak sampai dua menit langsung terang benderang. Setelah itu Mbah Liem langsung pamit pergi. Sudah ya Mas Bowo,” kenang Prabowo.
Alhasil, semua agenda yang sudah disusun pada kesempatan tersebut berjalan lancar tanpa aral melintang atau gangguan sedikitpun, termasuk berbagai manuver atraksi di udara. “Akhirnya prajurit-prajurit saya bisa terjun dengan aman,” jelasnya.
“Pada suatu waktu Mbah Liem juga pernah datang ke rumah saya. Cuma di depan rumah sebentar. Terus mengambil sepatu saya sambil bilang “Mas Bowo, sepatu ini saya bawa ya?”. Setelah itu beliau langsung pergi,” cerita Prabowo yang menunjukkan kedekatannya dengan Mbah Liem. (Lutfi)








