Ijazah Doa Kiai Sahal Agar Bisa Haji Wasilah Syekh Mutamakkin Kajen

Kisah Karomah Mbah Mutamakin Kajen Secara Kontan

Ijazah Doa Kiai Sahal Agar Bisa Haji Wasilah Syekh Mutamakkin Kajen.

Ini pernah saya alami, sudah lazim bahwa setiap musim haji, para calon jamaah haji warga Desa Kajen mengagendakan sowan-sowan kepada Kiai-Kiai Kajen, termasuk salah satunya sowan kepada Mbah Kiai Sahal Mahfudh.

Bacaan Lainnya

Yang saya heran, kenapa setiap musim haji tidak kurang dari 50 orang Warga Kajen yang bisa berangkat menunaikan haji. Tamu calon jamaah haji musim haji 2007 yang sowan ke Mbah Kiai Sahal itu berpamitan hendak berangkat ke tanah haram, mohon dido’akan agar diberi keselamatan dan kelancaran dalam menjalankan ritual ibadah haji, utamanya lagi minta agar hajinya menjadi haji mabrur.

Kepada tamunya Mbah Sahal berpesan, agar ketika mengawali aktifitas apapun dan ketika mendapat kesulitan supaya membaca surat Alfatihah khusus kepada Mbah Mutamakin, insya allah segala aktifitasnya akan dimudahkan dan ketika menemui kesulitan akan mendapat jalan keluarnya. Setelah tamu berpamitan dan undur diri, saya menanyakan keheranan saya itu kepada Mbah Kiai Sahal.

“Wong Kajen iku duwe Mbah Mutamakin (orang kajen itu punya mbah mutamakin)” jawab beliau.

“Maksude dos pundi Bah (maksudnya bagaimana Bah)?” Saya melanjutkan pertanyaan.

“Orang Kajen itu, rutin ziarah ke Mbah Mutamakin, asal mau ziarah dan minta karomahnya, insya allah bisa berangkat.”

“Apa ada amalan khusus terkait itu?”

“Tahlil saja, seperti umumnya orang ziarah. Hanya, setelah doa, jangan buru-buru ditutup dengan fatihah. Baca dulu:

 Xياسادتى: ٣

من أمكم لرغبة فيكم جبر # ومن تكونوا ناصريه ينتصر: ٣

Ya sadati 3x

man ammakum lirughbatin fikum jubir # waman takunu nashirihi yantasir) 3x

Kemudian matur sama Mbah Mutamakin: ya waliyallah Mbah Mutamakin, saya minta karomahnya agar dapat menunaikan ibadah haji.”

Setiap hari Jum’at, usai solat subuh Mbah Kiai Sahal dan Ibu Nyai Nafisah rutin ziarah ke Mbah Mutamakin, kemudian geser ke ruang ziarah wanita. Disitu terdapat makam Mbah Abdussalam (kakek Mbah Kiai Sahal), Mbah Nawawi (adik Mbah Abdussalam), Mbah Nyai Badi’ah (ibu Mbah Kiai Sahal) dan di tempat ini juga kemudian Mbah Kiai Sahal di “sareake”, kumpul bersama kakeknya, ibunya dan tentu Mbah Mutamakin. Saya ikut ndereke Mbah Kiai Sahal di setiap ziarah itu, menuju makam Mbah Mutamakin kadang disupiri Pak H. Zamzuri atau Pak H. Diya’ul Hak.

Mbah Kiai Sahal memimpin tahlil di ruang utama makam Mbah Mutamakkin, pojok selatan dekat pintu menuju ruang makam Mbah Abdussalam dan lainnya. Ibu Nyai dan saya, juga Pak H. Zamzuri  atau Pak H. Diya’ul Hak makmum di belakang. Setelah do’a Mbah Kiai Sahal tidak langsung menutup dengan fatihah, tapi membaca ya sadati dan seterusnya seperti di atas. Saya ikut mengamalkan itu dan minta karomahnya Mbah Mutamakin agar dapat menunaikan haji “sekarang”. Saya tambahi sendiri “sekarang”, begitu saya mengamalkan rutin setiap jum’at subuh ndereke Mbah Kiai Sahal.

Menjelang musim haji. Tiba-tiba ada fax dari Dirjen Kementrian Haji. Surat panggilan kepada saya, Pak H. Zamzuri dan Pak H. Diya’ul Hak untuk mengikuti pelatihan PPIH di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur.

Usai saya mendapat ijazah dari Mbah Kiai Sahal, kemudian saya ceritakan hal tersebut kepada Pak H. Zamzuri dan Pak H. Diya’ul Hak. Sehingga bisa mengamalkan bersama.

Minta karomahnya supaya bisa menunaikan ibadah haji “sekarang”. Dan Mbah Mutamakin memberi karomahnya secara kontan. Di tahun itu, saya dengan Pak H. Zamzuri dan Pak H. Diya’ul Hak berangkat melalui jalur PPIH (panitia penyelenggara ibadah haji) daerah kerja Makkah tahun 2008.

10 Syuro 1441 H adalah haul Mbah Mutamakin, atau disebut Haul Kajen. Ada yang menyebut hari rayanya Kajen.

قدس الله سرهم ونور ضريحهم ويعلى درجاتهم واعاد علينا من بركاتهم وبرهم وامطر علينا غيث كرماتهم. امين
الفاتحة……

10 Syuro 1441 H

Penulis: Muhammad Munirul Ikhwan Al-Haj, alumnus Perguruan Islam Mathaliul Falah Kajen.

______________________

Semoga artikel Ijazah Doa Kiai Sahal Agar Bisa Haji Wasilah Syekh Mutamakkin Kajen ini memberikan manfaat dan barokah untuk kita semua, amin..

simak artikel terkait di sini

simak video terkait di sini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *