Pesan Indah Sunan Kalijaga untuk Jaga Gelombang Zaman.
Di antara strategi dakwah Wali Sanga yang diwarisi oleh para Kiai adalah “Anglaras Ilining Banyu, Angeli Ning Ora Keli” (selaras dengan mengalirnya air, namun tidak terbawa arus). Strategi Sunan Kalijaga ini bisa mengadaptasikan Islam dengan kultur Nusantara, hal ini bukan berarti mengubah Islam dari watak originalnya, akan tetapi merupakan sebuah perantara agar Islam dapat diterima dengan lapang dada tanpa paksaan oleh penduduk Nusantara.
Pesan Indah Sunan Kalijaga untuk Jaga Gelombang Zaman inilah manifestasi khuluqin hasan yang diperintahkan Nabi:
وخالق الناس بخلق حسن
“Dan perlakukanlah manusia dengan akhlak yang baik”
Sayyidina ‘Ali sebagaimana dikutip oleh Syekh Nawawi Banten dalam Mirqat Su’ud al-Tashdiq menjelaskan makna dari kata “khuluqin hasan”, menurut beliau akhlak yang baik adalah
موافقة الناس في كل شيئ ما عدا المعاصي
“Mengikuti (adat) orang-orang dalam segala hal selain kemaksiatan”
Maka, selagi kultur dan budaya Nusantara tidak melanggar rambu-rambu syari’at, hal itu tetap dipertahankan sebagai penghormatan terhadap budaya setempat pelestarian keberagaman yang sudah menjadi sunnatullah (ketetapan Allah).
Untuk para pemuda di tengah tak terbendungnya informasi, pergaulan dan perubahan zaman, kiranya spirit ini bisa digalakkan agar tetap bisa menjadi pemuda dengan karakter Mabadi’ Khoiru Ummah.
Penulis: Nailul Kamal, Ketua Majlis Dzikir dan Sholawat(MDS) Rijalul Ansor Baledono Purworejo.








