Bangkitmedia.com, SLEMAN – Jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sleman masa khidmat 2026–2031 sudah siap bekerja untuk mengabdi kepada organisasi. Pelantikan sudah dilakukan Minggu (20/09/2026) di Pondok Pesantren Wahid Hasyim Depok Sleman. Usai pelantikan dilanjutkan Musyawarah Kerja (Musker) PCNU Sleman untuk menyusun agenda-agenda yang akan dilakukan dalam masa khidmat selama lima tahun ke depan.
Kepengurusan PCNU Sleman 2026-2031 terdiri jajaran Syuriah dan Tanfidziyah. Sebagai Rais Syuriah Dr KH Ahmad Fatah dan Ketua Tanfidziyah Dr Ariyanto Nugroho. Pelantikan jajaran Syuriah dan Tanfidziyah dilakukan oleh Rais Syuriah PWNU DIY KH Mas’ud Masduqi. Sedang pengurus Badan Otonom (Banom) dan lembaga di lingkungan PCNU Sleman dilantik oleh Rais Syuriah PCNU Sleman KH Ahmad Fatah. Acara dihadiri banyak tokoh, antara lain Ketua Tanfidziyah PWNU DIY KH Ahmad Zuhdi Muhdlor dan Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa.
Kegiatan Pelantikan dan Musyker PCNU Sleman mengangkat tema ‘Meneguhkan Khidmah Jam’iyyah, Menguatkan Organisasi, Membangun Kemandirian Nahdlatul Ulama Kabupaten Sleman’. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi jajaran pengurus baru untuk merumuskan arah program kerja lima tahun ke depan.
Setelah kepengurusan resmi dikukuhkan, Ketua PCNU Sleman Ariyanto menegaskan pentingnya membangun kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sleman serta berbagai mitra strategis. Kolaborasi tersebut, kata dia, diperlukan untuk memperkuat kontribusi NU dalam pembangunan daerah sekaligus menjawab berbagai tantangan masyarakat yang terus berkembang.
Ariyanto juga mendorong jajaran Mustasyar untuk ikut melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja secara berkala setiap tahun. “Musyawarah Kerja saat ini semoga melahirkan program-program yang strategis, efektif, inovatif, dan menjawab tantangan zaman,” tegas mantan Ketua GP Ansor Sleman tersebut.
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa dalam sambutannya menilai keberadaan NU memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Sleman. Tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga pendidikan, sosial, ekonomi, serta penguatan kerukunan dan moderasi beragama. “Amanah ini membawa tanggung jawab besar sekaligus kesempatan untuk terus memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas. Nahdlatul Ulama memiliki kiprah yang sangat besar dan strategis, baik dari aspek keagamaan, pendidikan, sosial, ekonomi, hingga menjaga kerukunan dan moderasi beragama di Kabupaten Sleman,” kata Danang.
Danang menambahkan, sinergi antara ulama, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah menjadi salah satu unsur penting dalam menghadapi persoalan sosial yang semakin kompleks. Karena itu, Danang berharap PCNU Sleman periode 2026–2031 dapat semakin aktif menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. “Saya berharap PCNU Kabupaten Sleman yang baru dapat terus hadir dalam berbagai kegiatan pendidikan, sosial, keagamaan, dan pemberdayaan masyarakat, khususnya yang melibatkan generasi muda guna membangun generasi yang berkarakter dan memiliki kepedulian sosial,” katanya. (*)








