Kiai As'ad Said Ali

Pasca Pilpres: Komunis atau Khilafah ?

Posted on

Oleh: KH As’ad Said Ali, Wakil Ketua Umum PBNU 2010-2015

Para pendukung capres 01 dan capres 02 saling lempar isu yang bertolak belakang selama kampanye. Pendukung 01 mengisukan kalau 02 menang Indonesia jadi negara “khilafah” (teror/salafi). Tidak kalah serunya, pendukung 02 mengisukan kalau 01 menang maka pemenangnya komunis gaya baru dan kaum LGBT. Jadi opsinya, bukan negara Komunis bukan negara Khilafah.

Info Peluang Usaha Depot Air Minum Isi Ulang by INVIRO

Kedua opsi itu tidak mungkin lahir karena ada dua kekuatan Islam moderat khususnya NU bersama Muhammadiyah (dan ormas yang lahir pra kemerdekaan lainnya ) yang akan berjuang cancut tali wondo mempertahankan Pancasila. Kenapa?;

Karena kedua ormas itulah yang berperan penting melahirkan Pancasila. Belum lagi TNI dan Polri yang keduanya tidak diragukan lagi kesetiaannya terhadap Pancasila sejak kemerdekaan.
Kedua Capres kita hebat dan mereka adalah patriot bangsa yang sudah teruji.
Tidak akan ada negara Khilafah dan tidak ada negara komunis. Cukup NKRI yang berdasarkan Pancaslia, bukan negara yang mboten- mboten