ADA yang istimewa dalam acara pembacaan puisi oleh para kiai Yogyakarta dalam acara penutupan Peringatan Harlah 1 Abad NU di arena Islamic Book and Culture Festival 2026 di The Ratan Kampung Mataraman Bantul yang diselenggarakan Lesbumi PWNU DIY, Senin (2/2/2026) malam.
Jika diklasifikasi, puisi yang dibaca para kiai tersebut berbicara tentang harapan NU di abad kedua dari kehadirannya. Selain itu juga berbicara terkait nasib Palestina yang sampai sekarang masih menjadi satu-satunya negara di bawah penjajah bengis dan tidak punya hati, yakni Israel. Celakanya lagi, penjajah laknat tersebut didukung negara2 barat khususnya Amerika.

Sungguh memilukan Palestina yang selalu menjadi permainan Israel dan Amerika. Palestina hampir tidak mempunyai masa depan. Mereka yang berbicara perdamaian hanyalah tipu muslihat belaka.
Siapa tidak paham dengan reputasi Benyamin Netanyahu dan Donald Trump? Dua sosok dajjal pemangsa manusia dan tanah orang. Sayang orang Islam sendiri banyak yang terjebak dengan agitasi dan retorika mereka.

Hadir dalam pembacaan puisi yang diramaikan dengan penampilan wayang dalang cilik itu, antara lain KH Yasin Nawawi, KH Attobari, KH Habib Syakur dan KH Jadul Maula dari Lesbumi PBNU. (*)
Penulis: Ketua PWNU DIY KH Dr Ahmad Zuhdi Muhdlor








