hasyim asy'ari

Mengenal Empat Tokoh Islam Moderat Dunia

Prof Dr KH Sa’id Aqil Siradj dalam pelantikan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Tengah (Selasa, 2 Oktober 2018), di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) menjelaskan empat tokoh utama Islam moderat (امة وسطا).

Pertama, Hasan Bashri (w. 110 H.)

Generasi tabiin ini berhasil menyatukan umat dari berbagai kelompok yang terpolarisasi dalam banyak kelompok, seperti Khawarij, Syi’ah, Mu’tazilah, Murji’ah, Qadariyah, Jabariyah, dan lain-lain. Hasan Al Bashri ini dikenal sebagai peletak dasar Ahlissunnah Wal Jamaah.

Kedua, Imam al-Syafi’i (w. 204 H.)

Murid Imam Malik ini berhasil menyatukan polarisasi ahlul hadis dan ahlur ra’yi dengan empat sumber utama, Al Qur’an, hadis, Ijma’, dan qiyas. Al Quran dan hadis sebagai sumber suci (النصوص المقدسة). Sedangkan ijma’ adalah akal kolektif (konsensus) dan qiyas adalah akal individu. Imam Bukhari yang dikenal muhaddits pertama adalah pengikut Imam Syafi’i. Guru Imam Syafi’i bersambung sampai Rasulullah dari jalur Zaid bin Tsabit.

Ketiga, Imam Abu Hasan Al Asy’ari (w. 324 H.)

Imam Asy’ari berhasil menyatukan banyak firqah dalam naungan Ahlissunnah Wal Jamaah yang melahirkan aqaid 50, khususnya menetapkan sifat wujud bagi Allah. Ijtihad ini luar biasa dan diakui sebagai pemikiran cemerlang yang meluruskan banyak penyimpangan.

Baca Juga >  KH Umar Solo, Sang Wali Autad yang Sangat Cinta NU

Keempat, Hadlratusysyaikh KH M. Hasyim Asy’ari (w. 1947 M. – 1366 H.)

Pendiri Nahdlatul Ulama (1926 M.) dan pendiri Pesantren Tebuireng Jombang ini melahirkan doktrin populer yang belum dijumpai ulama dan cendekiawan Muslim dunia, yaitu: حب الوطن من الايمان (nasionalisme -cinta tanah air- termasuk tanda iman).

Doktrin Kiai Hasyim ini menuntaskan relasi agama dan negara yang konfliktual dan sekuleristik. Doktrin ini menjadikan Indonesia sebagai negara demokrasi religius, tidak sekuler dan ateis.

Ijtihad Kiai Hasyim ini menjadi ide brilian dunia di tengah relasi agama dan negara yang belum selesai di berbagai belahan dunia, bahkan Timur Tengah sekalipun.

Ingat slogan:

نحن اصحاب الحق 
الحق في الدين 
الحق في الوطني 

Kami adalah pemilik kebenaran
Kebenaran dalam cara beragama
Kebenaran dalam cara bernegara dan berbangsa

MAJT, Selasa, 2 Oktober 2018

(Penulis: Jamal Ma’mur Asmani, Dosen IPMAFA Pati)