Bangkitmedia.com, BANTUL– Dalam rangka memperingati 10 Muharram 1447 H, yang dikenal sebagai Hari Asyuro, Majelis Ta’lim wal Mujahadah Padang Jagad (JTMPJ) akan menggelar serangkaian kegiatan keagamaan pada hari Sabtu, 4 Juli 2025 bertempat di Pondok Pesantren Al-Munawwir, Krapyak Kulon, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, DIY.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan Majelis sebagai bentuk refleksi spiritual dan sosial umat Islam dalam menyambut hari istimewa dalam kalender Hijriyah tersebut. Ketua Jamaah Ta’lim Majelis Padang Jagad (JTMPJ), H. Armen Siregar, menyampaikan bahwa kegiatan ini terbuka untuk masyarakat luas dan diharapkan menjadi momentum memperkuat nilai-nilai ukhuwah dan kepedulian sosial.
“Kami mengundang seluruh kaum muslimin dan muslimat, baik dari lingkungan sekitar maupun dari berbagai daerah, untuk hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan Asyuro ini. Selain sebagai sarana dzikir dan do’a, ini juga momen mempererat tali silaturahmi dan berbagi terhadap sesama,” ujar H. Armen saat ditemui usai rapat teknis panitia.
Peringatan Asyuro akan diisi dengan berbagai kegiatan yang bersifat ibadah dan sosial, dimulai sejak pagi hari dan akan berlangsung hingga malam hari dengan rangkaian Majelis Khotmil Qur’an pembacaan Al-Qur’an secara berjamaah oleh para santri dan jamaah, ziarah ke makam para dzurriyah (keturunan) pendiri Pondok Pesantren Al-Munawwir Krapyak, pembagian santunan kepada anak-anak yatim, dzikir dan doa bersama dalam bentuk mujahadah, dipimpin langsung oleh KH. Chaidar Muhaimin, selaku pengasuh Jamaah Majelis Ta’lim wal Mujahadah. Acara puncak ini akan menjadi momen penguatan spiritualitas jamaah dengan dzikir, wirid, dan pengharapan kebaikan untuk bangsa dan umat.
Panitia menyampaikan bahwa acara ini terbuka untuk jamaah dan masyarakat umum. Tidak hanya dari kalangan alumni atau santri Al-Munawwir, melainkan siapa pun yang ingin hadir dan mengambil bagian dalam keberkahan Asyuro dipersilakan untuk datang.
Panitia juga telah menyiapkan fasilitas umum, seperti tempat parkir, area konsumsi, dan pos kesehatan, untuk memastikan kenyamanan jamaah selama berlangsungnya kegiatan. Melalui kegiatan ini, Majelis Mujahadah Padang Jagad berharap semangat Asyuro tidak hanya dimaknai sebagai ritual tahunan, tetapi juga mampu menumbuhkan kesadaran spiritual, solidaritas sosial, dan semangat kebersamaan dalam kehidupan beragama di masyarakat. (*)








