Kisah Syaikh Amin Kaftaru Damaskus Berguru Kepada Syaikh Isa Al-Kurdi

Kisah Syaikh Amin Kaftaru Damaskus Berguru Kepada Syaikh Isa Al-Kurdi

Kisah Syaikh Amin Kaftaru Damaskus Berguru Kepada Syaikh Isa Al-Kurdi- Mata rantai keilmuan Syaikh Isa sampai Syaikh Dhiya’udiin Khalid Al-Baghdadi An-Naqsyabandi, imam besar tarekat Naqsyabandiyah ke-31. Sanad untuk sampai ke maha guru tersebut hanya melalui 2 guru yaitu Syaikh Qasim Al-Hadi dan Syaikh Hasan An-Naurani.

Syaikh Muhammad Amin Kaftaru yang kesuwur wali itu pernah berguru kepada Syaikh Isa. Menjadi murid paling setia. Setia menghadiri pengajiannya juga mengamalkan ilmunya. Juga yang paling trengginas. Hidup mati sendiko dawuh dan patuh. Inilah yang kemudian hari menjadi kunci keberhasilannya sehingga beliau didapuk menjadi penerusnya setelah Syaikh Amin Kurdi Zamalkani tutup usia. Syaikh Amin Kaftaru memegang estafet kepemimpinan ilmiahnya generasi kedua.

Syaikh Amin Kaftaru pernah ngendikan,

“Atas pertolongan-Nya, aku telah mendapatkan pengetahuan banyak dari beliau. Sejurus kemudian aku mendirikan majlis ta’lim di masjid Abu Nur ketika ayahku (Syaikh Mula Musa) sudah tidak lagi mengajar. Aku lihat orang-orang telah meminta koreksi kepadaku. Sungguh, betapa diriku jauh lebih membutuhkan untuk dikoreksi dari pada mereka. Beliau – Syaikh Isa – tidak rela jika aku sebagai pendakwah hanya bermodal kejeniusan dan kelihaian serta kematangan dalam bercakap. Lantas apa gunanya akal dan hati jika tidak berfungsi beriringan, apa gunanya kefasihan berbicara dan berperilaku tanpa menerapkan nasehat-nasehat yang telah ada.” Begitu ngendikan Syaikh isa.

Atas nasehat tersebut, Syaikh Amin Kaftaru kembali bercerita,

“Ketika aku bermushahafah dengan beliau, aku merasakan aura kehangatan yang mengalir dan menyatu dalam diriku. Pertama kali wasiat yang Syaikh Isa sampaikan kepadaku ialah agar aku menangguhkan (sementara) majelis ta’lim yang aku dirikan untuk menghindari interaksi dengan sesama dalam rangka fokus mendekatkan diri kepada Allah SWT semata.”

Dateng poro masyayikh, Al-fatihah..

*Lokasi makam berada di dekat pintu utara pemakaman umum Syaikh Khalid, lereng gunung Qasiyun, Damaskus.

Semoga artikel Kisah Syaikh Amin Kaftaru Damaskus Berguru Kepada Syaikh Isa Al-Kurdi ini memberikan manfaat dan barokah untuk kita semua, amiin..

simak artikel terkait di sini

kunjungi juga channel youtube kami di sini

Selasa,14 Nīsān 2020.

Penulis: Iqbal, alumni Pesantren Sarang.

Editor: Anas Muslim

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *