KH Humam Bajuri
KH Humam Bajuri

KH. Humam Bajuri, “Staf Ahli” Kiai Ali Maksum di Bidang Fiqih

KH. Humam Bajuri adalah pendiri Pondok Pesantren Al-Imdad, yang terletak di Dusun Kauman, Wijirejo, Pandak, Bantul, Yogyakarta. Beliau lahir pada tahun 1937 dari pasangan R Bajuri dan Arsiyah. Wafatnya tepat pada hari jum’at, 14 Juni 1996, dalam usia 59 tahun.

Semasa hidup, Kiai Humam nyantri di berbagai pesantren. Salah satunya adalah Pesantren Krapyak, Yogyakarta, pada tahun 1955. Di Pesantren tersebut, Humam muda berguru kepada KH. Ali Maksum (Rais Syuriah PBNU 1981-1984), serta berguru kepada KH. Zainal Abidin Munawwir dan KH. Ahmad Warson Munawwir, yang merupakan putra dari KH. Muhammad Munawwir.

Di Pesantren Krapyak, Kiai Humam menamatkan pendidikan Madrasah Tsanawiyah 6 tahun, dan Madrasah Aliyah 4 tahun. Berbagai kitab pun telah beliau telaah sehingga memiliki keahlian mendalam dalam ilmu agama. Kedekatannya dengan Kiai Ali Maksum dan guru-guru lainnya, menjadikannya leluasa untuk memperdalam ilmu pengetahuan.

Di Pesantren Krapyak pula, Kiai Humam dipercaya oleh Kiai Ali Maksum untuk membantu beliau dalam urusan keilmuan, khususnya masalah fiqih. Dahulu, ketika Kiai Ali Maksum ngaji Ahad Pahingan, berbagai pertanyaan dari masyarakat akan ditampung oleh Kiai Ali Maksum. Kiai Ali lantas meminta Kiai Humam untuk mencarikan jawabannya di dalam kitab-kitab turats.

Baca Juga >  Kisah Unik Kehidupan Imam Ahmad bin Hanbal

Begitu juga ketika ada momen bahtsul masail, Kiai Humam-lah yang diminta Kiai Ali untuk mencarikan ‘ibarot di dalam kitab-kitab turots. Hasil telaah tersebut lalu dijadikan bahan untuk bahtsul masail oleh Kiai Ali.

Posisi Kiai Humam dalam hal ini demikian penting, yakni sebagai “staf ahli” Kiai Ali Maksum. Disini, bukan berarti Kiai Ali enggan mencari dalil di kitab kuning. Namun, itulah metode Kiai Ali dalam mendidik para santrinya, termasuk Kiai Humam, sehingga beliau menjadi ulama.

Karena itu, tak heran jika keilmuan Kiai Humam terus berkembang, sehingga pada tahun 1980 beliau mendirikan Pondok Pesantren Al-Imdad. (An/Md)

*) Hasil wawancara dengan KH Habib A. Syakur, menantu KH. Humam Bajuri, di Pesantren Al-Imdad II, pada 5 Oktober 2018