Opening Ceremony Asian Games 2018
Opening Ceremony Asian Games 2018

Kekurangan Opening Ceremony Asian Games 2018

Melihat acara Opening Ceremony Asian Games 2018, sebagai orang Indonesia aku sangat bangga dan terharu.

Bukan saja sarat akan ide menarik dalam balutan eksekusi yang memukau, tapi sekaligus sarat akan makna ke Indonesiaan yang sangat dalam.

Amazing, kalo kata anak sekarang.

Kekurangannya hanya satu. Acara tersebut terjadi kebetulan hanya 7 bulan menjelang Pilpres, sehingga banyak yang malu, sungkan atau bahkan enggan mengapresiasi bahwa acara tersebut memang spektakuler.

Padahal, enggak ada hubungannya dengan Pilpres.

Bahwa ada Pak Jokowi di adegan pembuka, itu hanyalah gimmick para kreator acara itu dalam membuka perhelatan acara tersebut.

Selebihnya, itu murni ide kreatif besar dari para pemuda pemudi Indonesia dalam mewujudkan acara ini dalam upaya merebut perhatian dan simpati dunia melalui kekayaan seni, budaya dan kreatifitas ala Indonesia.

Bahwa ada Pak Jokowi terlibat didalamnya? Ya memang susah dipungkiri, karena memang faktanya Pak Jokowi berperan sekali dalam  mensupport  dan membesarkan Industri Kreatif di Indonesia secara pol-polan, kan?.

Tapi apapun…itu sangat tidak cukup menjadi alasan bagi kita, (siapapun pilihan presiden dan wapresnya), untuk tidak merasa kagum dan bangga atas karya pemuda pemudi yang semalam secara spektakuler bisa menunjukkan kepada dunia, bahwa kita tidak kalah kreatifnya dengan negara-negara lain.

Bahwa ada Pak Jokowi didalamnya?…ya terima aja lah. Kan kalo nanti nonton ulang di youtube, bisa skip adegan openingnya, atau adegan saat Pak Jokowi joget joget.

Baca Juga >  Catatan Tim Kemanusiaan NU di Asmat : Pastinya Sebuah Ketidakpastian

Salam akhir pekan…

Oleh: Ipang Wahid