Jajaran PWNU DIY Silaturahmi dengan Sri Sultan

Bangkitmedia.com, YOGYA – Jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul ‘Ulama Daerah Istimewa (PWNU DIY) bersilaturahmi kepada Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kamis (31/07/2025). Rombongan yang dipimpin Rais Syuriah PWNU DIY, KH Mas’ud Masduki didampingi Ketua Tanfidziyah Dr. KH A. Zuhdi Muhdlor SH MHum dan pengurus lain diterima Sri Sultan di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta. Sedang Sri Sultan didampingi Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan Aris Eko Nugroho.


Kepada wartawan usai silaturahmi, Dr. Zuhdi Muhdlor mengungkapkan, dalam silaturahmi ini, PWNU DIY meminta arahan dan petunjuk kepada Gubernur DIY terkait dengan dinamika masyarakat, khususnya dunia kepesantren. Menanggapi hal ini Sri Sultan berpesan, agar PWNU DIY dapat berjalan dengan mengaplikasikan Perda DIY tentang pesantren yang telah ada, sembari menunggu Pergub mengenai pesantren yang akan dipersiapkan.

“Insya Allah kami siap mengaplikasikannya. Tadi Ngarsa Dalem bilang bahwa untuk Pergub (pesantren) akan segera ditindaklanjuti. Karena Perda ini sudah dianggap cukup lama kan, lahirnya kan tahun 2022. Cuma disadari karena dulu memang pas barengan dengan Covid, sehingga baru sekarang ini akan disiapkan Pergubnya,” ujar Zuhdi.

Pada kesempatan silaturahmi ini Dr. Zuhdi Muhdlor juga melaporkan bahwa beberapa waktu lalu, Sri Sultan pernah memberi amanat kepada PWNU DIY untuk menyusun buku. Pada kesempatan kali ini, Zuhdi pun menyampaikan kepada Sri Sultan bahwa buku tentang keislaman yang diamanatkan sudah siap untuk diverifikasi dan dikoreksi oleh Pemda maupun oleh Kraton, guna memperoleh arahan dan masukan selanjutnya.

Selain itu, Dr. Zuhdi melaporkan pihaknya akan mengadakan Konferensi Regional Pesantren: Transformasi Kemandirian dengan Adaptasi dan Inovasi pada bulan Agustus ini. “Kami harapkan nanti Ngarsa Dalem bisa rawuh memberikan sambutan dalam acara tersebut. Jadi, acaranya nanti banyak pesantren besar kita undang dan beberapa pesantren percontohan yang mungkin untuk pengembangan kemandirian pesantren,” ungkap Zuhdi.

Kepanitiaan dan kegiatan konferensi ini merupakan kerja sama DPW PKB DIY dengan PW RMI NU DIY (Asosiasi Pondok Pesantren NU) yang dalam beberapa tahun terakhir telah membangun kolaborasi dan sinergi untuk memajukan pesantren.(Humasjogja)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *