Ibu Nyai Hasyimah Ali Maksum, Sang Penggerak

Bangkitmedia.com, YOGYA – Dalam acara rutinan alumni “Malam Sabtu Kliwon”, Dr. Hj. Hindun Anisah, MA  bercerita tentang simbah putri, yaitu Ibu Nyai Hj. Hasyimah Ali Maksum di Asrama Taman Santri PP Krapyak Ali Maksum. (14/11/25).

Bu Nyai Hasyimah dikenal sebagai sosok yang tidak mudah kagum oleh dunia. Keluarga sering menyebut beliau ”ora gumunan.” Beliau seorang muharrikah yang bisa menggerakkan banyak orang, termasuk menghidupkan pengajian Jumat Legi yang masih bertahan hingga sekarang.

Banyak cerita tentang kemampuan diplomasi beliau. Saat ada masalah keluarga, beliau yang menjadi penengah. Keluarga sering bertanya; “Kok bisa, padahal beliau tidak sekolah?” Jawabannya mungkin karena sejak kecil sudah terbiasa memimpin sebagai anak tertua (alm) Mbah Moenawwir dengan mengayomi adik-adiknya.

Hubungan beliau dengan KH Ali Maksum juga menjadi kenangan tersendiri. Kiai Ali suka bercanda, sementara Bu Hasyimah hampir tidak pernah tersenyum. Kadang Kiai Ali berusaha membuatnya tertawa tapi seringkali tidak berhasil. Perbedaan karakter ini justru membuat mereka jadi pasangan yang unik.

Yang mengagumkan, beliau tegar dan jarang terlihat menangis. Meski begitu, beliau tetap mengikuti perkembangan pendidikan anak dan cucu-cucunya. Beliau ingin tahu mereka kuliah di mana dan belajar apa.

Terakhir, bu Nyai Hasyimah menjadi Bu Nyai bukan karena suaminya kiai, tetapi karena ketegasan, kepedulian, dan wibawa yang beliau bangun. Cerita tentang beliau memang pantas disampaikan, karena beliau adalah contoh yang baik yang bisa ditiru oleh keluarga dan alumni. (adib_krapyak)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *