Gus Ghofur Maimoen Kisahkan Syekh Nawawi al-Bantani Saat Diuji Ulama’ Mesir

Mengenal Lebih Dekat Dr. KH. Abdul Ghofur Maimoen Sarang

Dalam momentum Haul ke 48 KH A Wahab Chasbullah di Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas Jombang, 14 Juli 2019, Dr KH Abdul Ghofur Maimoen dari Sarang Rembang mengisahkan kehebatan sosok Syekh Nawawi al-Bantani.

“Syekh Nawawi ini ulama’ Nusantara yang luar biasa. Beliau sosok yang nyentrik, unik. Ya, hampir sama gayanya dengan Kiai Wahab Chasbullah,” tegas Gus Ghofur.

“Syekh Nawawi ini mengarang kitab Tafsir Marah Labib. Kitab ini akan diterbitkan di Mesir. Penerbit Mesir saat itu ingin membuktikan bahwa ada orang dari Indonesia yang benar-benar bisa mengarang kitab luar biasa itu. Akhirnya Syekh Nawawi diundang ke Mesir untuk diuji para Masyayekh Mesir,” Gus Ghofur melanjutkan kisahnya.

Ketika datang ke Mesir, lanjutnya, Syekh Nawawi mengajak pembantunya yang orang Arab. Ketika datang, justru pembantunya yang berperawakan Arab itu diperankan sebagai Syekh Nawawi. Jadi, saat datang itu yang disambut meriah justru pembantunya Syekh Nawawi. Sementara Syekh Nawawi sendiri berperan sebagai pembantu.

“Tetapi ketika mau diuji kemampuannya, justru Syekh Nawawi yang sebagai pembantu maju ke meja diskusi. Setiap pertanyaan para Masyayekh Mesir dijawab dengan tangkas dan brilian oleh Syekh Nawawi, sampai para masyayekh Mesir pada takjub dengan jawaban itu.”

“Ini pembantunya saja seperti ini hebatnya, apalagi kalau Syekh Nawawi.” gumam para Masyayekh Mesir karena takjub dengan kemampuan Syekh Nawawi.

Dari kisah ini, kata Gus Ghofur, membuktikan bahwa para ulama’ Nusantara menorehkan sejarah besar untuk Indonesia. Makanya, sangat tepat kalau sekarang ini Islam Nusantara ala Nahdlatul Ulama (NU) menjadi rujukan masyarakat dunia.

“Mari kita jaga NU. Semoga NU selalu sukses melahirkan tokoh-tokoh besar untuk Indonesia dan dunia,” tegas Gus Ghofur. (red/m)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *