Felix dan Habib Umar

Felix Siauw dan Bisnis Travel Keluarganya

Posted on

Teman saya Saiful Hakam peneliti LIPI yang tidak enjoy menjadi artis (beda dengan Amin Mudzakkir ) sempat mengamati perjalanan hidup Felix Siauw. Bisnis travel keluarganya agak lesu. Setelah menjadi mualaf, ia mendapatkan pangsa pasar lain. Ia sangat disegani di lingkungan keluarganya meskipun tidak serta-merta mengubah iman mereka.

Teman yang saya kutip tadi adalah penikmat “studi kawasan” China.

Teman saya yang lain seorang pegawai BPK spesialis mengintip aktifitas digital mencatat bahwa Ustadz Khalid Basalamah mempunyai tujuh unit usaha, mulai dari resto, travel sampai catering pernikahan syar’i. Sama seperti Felix, sang ustadz berperan sebagai brand ambasadornya.

Sementara itu seorang ustadz senior semakin memperluas cabang bisnis berkuda dan memanahnya.

Agaknya, memang kajian mengenai gerakan agama atau aktifitas dakwah perlu dikembangkan pada aspek lain, yakni aspek ekonomi-bisnisnya, tidak melulu ideologis.

Lalu ketika berdebat tentang The Santri, jangan terlalu sibuk cari dalil kitab kuning tentang boleh nggak masuk gereja, kayak santri kurang kerjaan aja. Pertanyaannya, kalau memang tidak mengganggu keimanan lalu apa perlunya mengajak santri ke gereja? Apa harus masuk tempat ibadah agama lain untuk menjadi toleran?

Baca Juga >  Ini Dalil Fiqh Pengasuh Darul Ulum Mempersilahkan Jokowi Jadi Imam Sholat

Soal The Santri itu perlu juga dihitung apakah kira-kira trailernya bisa menjadi proposal sang sutradara untuk mendapatkan target dana yang aduhai besarnya. Sementara penjualan tiket biskop Film Sang Kyai hanya bertahan di angka ratusan ribu, jauh sekali dg AADC mencapai 2,7 juta dan film cinta Habibie Ainun (bukan film pesawat lho) yg mencapai 4,5 juta.

Silakan ditanya data detilnya ke Mbah Google. Bukan apa-apa. Jangan berkecil hati. Ini soal kebiasaan ngebioskop saja.

Jadi, jangan-jangan persoalan yang kita perdebatkan sebagai urusan ideologis itu tidak lebih dari soal itung-itungan bisnis, urusan duniawi belaka. Syahdan, mengurus dunia ya dengan ilmu dunia. Wallahu a’lam.

Penulis: A Khoirul Anam, dosen UNUSIA Jakarta.

Karena sekarang banyak terjadi kebakaran hutan di daerah Indonesia, mari kita sempatkan doa minta hujan ijazah Abah Guru Sekumpul, doa kita bagian dari kontribusi turunnya hujan untuk membasahi bumi tercinta ini, mari ikuti video di bawah ini;