Bangkitmedia.com, YOGYA – Jajaran pejabat dari Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan Jakarta berkunjung ke Kantor Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DIY, Minggu (14/12/2015). Kunjungan dari BPJS Ketenagakerjaan dipimpin oleh Yayat Syariful Hidayat, selaku Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, didampingi Daud Ramadhan, Staf Sekretariat Dewan Pengawas. Mereka diterima oleh Ketua Tanfidziyah PWNU DIY Dr KH Zuhdi Muhdlor, bersama Soni Amir Sholikhuddin, Gugun El Guyanie, dan Ahmad Fauzi di Kantor PWNU DIY.
Pada kesempatan ini Yayat Syariful Hidayat memperkenalkan dan mensosialisasikan berbagai program perlindungan yang dimiliki BPJS Ketenagakerjaan. Dijelaskan, BPJS Ketenagakerjaan memiliki sejumlah program perlindungan, antara lain Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP), serta Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP). Program-program ini ditujukan untuk memberikan rasa aman dan perlindungan sosial bagi para pekerja dari berbagai sektor, termasuk pekerja informal dan komunitas keagamaan. Ia berharap, pertemuan ini dapat menjadi pintu masuk terbangunnya kerja sama yang lebih luas dengan NU DIY.
Dr KH Zuhdi Muhdlor menyambut baik kunjungan BPJS Ketenagakerjaan dan menyebut silaturrahim ini sebagai langkah awal yang sangat positif. “Terima kasih atas silaturrahimnya. Ini menjadi awal yang baik. Kami berharap pertemuan ini bisa berlanjut ke bentuk kerja sama nyata,” ujar Kiai Zuhdi.
Kiai Zuhdi menjelaskan, PWNU DIY memiliki banyak lembaga dan jaringan yang sangat potensial untuk dikolaborasikan. Menurutnya, masih banyak warga NU di DIY yang membutuhkan perlindungan ketenagakerjaan dan perlu didorong untuk bergabung dalam program BPJS Ketenagakerjaan.
“NU itu besar. Di DIY saja, banyak warga dan pegiat NU—baik di masjid, lembaga pendidikan, maupun sektor informal—yang sangat membutuhkan jaminan perlindungan seperti ini,” tambahnya. (*)








