Muswil DMI DIY, Prof Muhammad Terpilih Periode Kedua

Bangkitmedia.com, YOGYA – Dewan Masjid Indonesia (DMI) DIY sukses menggelar Musyawarah Wilayah (Muswil) di Gedung DPD RI Yogyakarta, Sabtu (26/9/2026). Ajang lima tahunan tersebut tidak hanya menjadi wadah konsolidasi organisasi, tetapi juga berhasil melahirkan kepemimpinan baru.

Dalam sidang musyawarah yang berjalan lancar dan demokratis, Prof Dr Muhamad MAg resmi terpilih secara mufakat sebagai Ketua DMI Wilayah DIY periode 2026–2031. Prof Muhammad terpilih untuk periode kedua setelah sebelumnya menjabat periode 2021-2026.

Ketua Pimpinan Pusat DMI Irjen Pol Mas Guntur Laupe SH MH menekankan pentingnya masjid untuk terus memperkuat manajemen dan fungsinya secara modern. Ia berpesan agar masjid-masjid di daerah tidak hanya menjadi tempat ibadah yang nyaman, tetapi juga bertransformasi menjadi pusat pemberdayaan jamaah yang terintegrasi dengan kemajuan teknologi.

“Sehingga dakwah Islam makin mencerahkan seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda,” katanya.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam sambutannya yang diwakilkan mengingatkan kembali esensi keistimewaan Yogyakarta. Sultan berpesan agar pengelolaan masjid di bumi Yogyakarta senantiasa berpijak pada pendekatan kultural yang merawat kerukunan, merangkul kebhinekaan dan membumikan nilai-nilai kebudayaan yang adiluhung.

“Masjid diharapkan mampu menjadi benteng moral peradaban yang selaras dengan kearifan lokal setempat,” sebut Sultan,

Ketua terpilih Prof Muhammad secara khusus menanggapi pesan-pesan penting tersebut. Menurutnya Muswil DMI DIY sepakat memfokuskan program kerjanya ke dalam tiga pilar utama, yakni pendekatan kultural yang berbasis kearifan lokal, transformasi digital untuk transparansi dan dakwah modern, serta pemberdayaan ekonomi umat melalui optimalisasi Baitul Maal dan koperasi masjid.

“Dengan terpilihnya kepengurusan baru serta berbekal arahan strategis dari pusat dan daerah, DMI DIY optimis masjid-masjid di Yogyakarta akan semakin berdaya, mandiri dan menjadi teladan nasional dalam merajut kemajuan peradaban umat,” katanya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *