Be Healthy Be Happy, Talkshow Bersama Penyintas Kasus Mental Health

Talkshow Mental Health PC Fatayat NU Kulonprogo

Bangkitmedia.com, KULONPROGO– Kebanyakan penderita anxiety disorder, antara tidak menyadari atau mengabaikan gejala yang telah ada. Peran keluarga dalam isu kesehatan mental ini dapat menjadi kawan atau justru lawan. Permasalahannya kebanyakan orangtua tidak tahu dan tidak paham tentang apa itu anxiety disorder.

Hal tersebut diungkapkan Reni Yuslia, perempuan penyintas Anxiety Disorder saat berbagi kisah perjuangannya kepada peserta talkshow ‘Be Healthy Be Happy’ yang diprakarsai Pimpinan Cabang Fatayat NU Kulonprogo, di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kulonprogo, Ahad (7/12/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Reni seolah memberikan validasi mengenai perilaku toksik itu berasal dari keluarga sendiri.
“Dalam berbagai kasus, anxiety disorder menyerang sehingga penderita alami panik berlebihan. Masalahnya otak secara otomatis dapat bereaksi apa saja, bahkan keputusan dan situasi yang membahayakan,” ujar Reni.

Sementara Wakil Ketua II DPRD Kulonprogo Drs Suharto memastikan DPRD Kulonprogo membuka kesemaptan seluas-luasnya bagi lembaga sosial kemasyarakatan termasuk PC Fatayat NU Kulonprogo untuk membangun sinergi dan kolaborasi program. Komitmen tersebut diberikannya dalam pembukaan talskhow.

“Semoga talkshow ini memberikan manfaat besar untuk masyarakat Kulonprogo, terlebih Fatayat NU Kabupaten Kulonrogo. Kami selaku pimpinan DPRD memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk menggunakan fasilitas DPRD,” ujar Suharto.

Suharto yang di masa mudanya juga ketua GP Anshor Kabupaten Kulonprogo (1998-2018) memberikan beberapa bidang kolaborasi seperti usaha, pelatihan dan wiraswasta. “Kami siap link-kan dengan dinas terkait. Silakan Fatayat lakukan audiensi. Termasuk masalah-masalah sosial, tentu kami akan komunikasikan dengan Dinas terkait,” tegas Suharto yang juga menjadi ketua Forum Perlindungan Korban Kekerasan (FKPK) kapanewon Samigaluh tersebut.

Ia pun apresiasi talkshow dengan harapan Fatayat NU terus berkembang dan mewarnai Kulonprogo dalam berbagai sisi kehidupan. “Talkshow ini menjadi salah satu sarana menyampaikan permasalahan, sharing informasi dengan rileks, dengan harapan bahwa acara ini dapat memberikan umpan balik dari peserta maupun narasumber,” pungkasnya. (siw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *