Rahasisa Kecerdasan Gus Dur

Amplop 10 Juta, Gus Dur Kasihkan Pada Seorang Ibu yang Kesusahan

Posted on

KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dikenal sosok yang cerdas dan tinggi tingkat kewaliannya. Kisah hidup Gus Dur terkadang misteri, tapi sejatinya meneguhkan tingkat kewalian Gus Dur yang memang luar biasa. Tidak sedikit kesaksian yang disampaikan banyak tokoh, termasuk seorang ibu penjual durian yang sedang kesusahan saat itu.

Gus Dur saat itu sedang menjabat Presiden RI. Dalam lawatannya ke Malang Jawa Timur, Gus Dur tiba-tiba berhenti di pertengahan jalan.

“Ayo kita beli duren ya!” kata Gus Dur.

Semua rombongan kepresidenan saat itu berhenti semua. Rombongan itu membeli durian dan juga sebagian begitu menikmatinya. Di tengah kenikmatan itu, tiba-tiba Gus Dur berkata,

“yang di amplop itu berikan ke ibu ini.” Sang penjual durian adalah sosok ibu yang sangat sederhana.

Sang ajudan saat itu merasa janggal, karena amplop itu berisi uang tidak sedikit. 

“Pak, yang yang di amplop itu ada sepuluh juta…”

“iya, kasihkan semua saja!” jawab Gus Dur.

Karena perintah Presiden, maka ajudan langsung segera memberikan amplop itu kepada sang ibu penjual durian.

Tiba-tiba, setelah si ibu itu mengetahui jumlah uang yang dikasihkan Gus Dur, langsung si ibu itu bersimpuh di hadapan Gus Dur.

Baca Juga >  Saat Usia 19 Tahun, Mbah Kyai Salman Popongan Sudah Dibai'at Jadi Mursyid

“Alhamdulillah… Yaa Allah. Matur nuwun Pak Gus Dur. Niki wau anak kulo mboten pareng dibeto wangsul saking rumah sakit, menawi mboten saget mbayar sedoso juta. Anak kulo dirawat wonten rumah sakit …”

(Alhamdulillah… Yaa Allah, Terima kasih Pak Gus Dur. Tadi anak saya tidak bisa dibawa pulang dari rumah sakit, jika tidak bisa membayar uang sepuluh juta. Anak saya dirawat di rumah sakit).”

Para ajudan dan rombongan kepresidenan saat itu terkaget-kaget dengan peristiwa itu. Mereka tak menyangka, ternyata si ibu sedang dilanda kesusahan. Gus Dur bukan sosok biasa, Gus Dur memberikan teladan yang luar biasa. Kewalian Gus Dur terlihat sangat nyata, disaksikan semua yang hadir saat itu. (Abu Umar/Bangkitmedia.com)