Bangkitmedia.com, JAKARTA – Ibu Negara ke-4 RI, Nyai Hj Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid hingga saat ini masih istiqomah menjalankan kegiatannya setiap Ramadan, yaitu keliling berbagai daerah untuksahur bersama kaum dhuafa. Kegiatan sahur keliling bersama kaum dhuafa yang berlangsung pada pukul 02.00 hingga 05.00 WIB ini telah rutin ia lakukan sejak era Presiden Gus Dur atau sejak 25 tahun silam.
“Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk mempererat silaturahim dan menebarkan kepedulian sosial,” kata Nyai Sinta dalam acara Sahur Bersama di Masjid Darul Falah, Dukuh Sidosari, Desa Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (6/3/2025).
Mengapa Bu Sinta, panggilan akrab istri (alm) KH Abdurrahman Wahid ini menggelar sahur bersama? Menurutnya, momen sahur di sepertiga malam terakhir merupakan waktu yang istimewa untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah. “Kesempatan sahur seperti ini adalah saat yang tepat untuk mengetuk pintu langit karena kita berada di sepertiga malam terakhir,” ungkap Pendiri Yayasan Puan Amal Hayati itu.
Bu Sinta menyampaikan setidaknya ada tiga alasan mengapa dirinya memilih melakukan sahur bersama dhuafa ketimbang buka bersama. Pertama, kebersamaan dengan dhuafa karena keinginannya untuk bisa belajar tentang perjuangan hidup.
“Saya ingin belajar dari kaum dhuafa, tentang makna dan hakikat hidup. Bagaimana kaum dhuafa memperjuangkan dan mempertahankan hidupnya dan berpuasa sebaik-baiknya,” katanya saat Sahur Keliling bersama duafa di Pondok Pesantren (Ponpes) Hasyim Asy’ari, Karangjati, Kecamatan Tarub, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (5/3/2025).
Di samping itu, ia juga menyampaikan bahwa sahur bersama dilakukan karena itulah waktu terbaik untuk berdoa. “Tujuan saya yang lain adalah mengetuk saudara Muslim untuk bersama membuka pintu langit yang waktunya adalah sepertiga malam,” katanya.
Hal lain yang ia maksudkan dari kegiatan sahur bersama adalah untuk menghapus alasan orang tidak berpuasa, seperti tertidur atau tidak sahur. “Agar tidak ada lagi halangan saya tidak puasa karena tadi malam ketiduran, tidak sahur. Alasan itu ingin saya hilangkan,” ujarnya.(Sumber NU Online)








