Tolong Jangan Ganggu Anies Lagi Kerja

Posted on

Saya kesal juga ngeliat mereka yang gak suka sama pak Anies Baswedan, nyinyir dan protes mulu kerjanya..

Apa-apa yang dia kerjakan dikomentari. Apa-apa yang dia kerjakan diketawai. Ada apa sih dengan kalian ? Apa kalian gak bisa diam aja melihat dia kerja ?

Kalian kira gampang apa menata Jakarta yang segitu luasnya dengan penduduk yang banyak maunya ? Susah tau. Kalian enak, cuman maenan hape aja, terus ketawa-ketawa..

Coba kalian jadi Gubernur, apa bisa kalian lakukan seperti pak Anies Baswedan yang sampe mandi keringat keluarkan IMB untuk bangunan di pulau reklamasi ? Pasti kalian gak akan bisa. Iya, kan ? Cape tau. Mana seribu IMB lagi, kan banyak tanda tangannya..

Kalian juga gak akan kuat waktu Jakarta terima penghargaan sebagai kota ketiga terbaik di dunia. Memang gak cape apa terima penghargaan terus terusan ? Udah gitu yang dipuji-puji Ahok lagi. Dimana empati kalian ??

Apalagi polusi Jakarta semakin parah. Coba kalian pikir, gimana solusinya ? Berat tau mikir berbulan-bulan untuk menentukan alat pengukur polusi apa yang harus dibeli, anggarannya darimana. Kalian enak ketawa-ketawa doang.

Apalagi habis dilantik terus harus berpikir keras patung apa yang harus dibuat di bundaran HI.

Sesudah dibangun patung bambu, harus berpikir lebih keras setahun lagi gimana cara bongkarnya. Kalian sanggup berpikir gitu ? Gak akan sanggup. Itu hanya pak Anies yang mampu berpikir seperti itu..

Lah terus kalian bilang pak Anies Gubernur penata kata. Emang kalian kira menata kata itu gampang ?? Sulit tau. Harus benar tertata kata-kata yang bagus supaya bisa diterima orang banyak.

Baca Juga >  Kisah Menjelang Gus Dur Jadi Presiden (2)

Seperti “rumah sewa” jadi “rumah dp 0 rupiah”. Lah, itu mikirnya aja lamaaa. Gak gampang bikin kata-kata itu.

Terus menemukan kata “naturalisasi” sebagai pengganti kata “normalisasi” sungai, itu butuh bertapa berminggu-minggu untuk bisa dapat kata sebagus itu tau. Apalagi banjirnya gak bisa diajak bicara untuk menemukan solusi yang tepat. Banjir kok sombong amat..

Pokoknya, biarkan pak Anies studi banding dulu. Toh baru dua tahun menjabat. Jangan ngomong seenaknya kerja, kerja, kerja. Lha sebelum kerja kan harus mikir, mikir, mikir…

Itulah kenapa balai kota harus ditutup gorden. Sepet tau liat wajah kalian yang sinis mulu. Kayak kecakepan. Dasar 44 persen. Nyadar diri apa..

Udah. Gua pokoknya sekarang mau muji-muji pak Anies, Gubernur rasa Presiden.

Senang liat beliau selalu tersenyum ramah. Apalagi kalau pas di jalan raya, ribuan warga pasti menyerbu dia, minta selfie rebutan seperti bintang bollywood ternama, sambil teriak-teriak, “Ahok.. ahok..”

Lho, kok pada teriak Ahok, bang ?

Mungkin warga lupa. Biasalah warga lebay, lagian toh sama-sama huruf pertama ada A nya.. Gitu aja kok jadi masalah..

Ya kan, pak ? Seruput dulu kopinya..

Penulis: Denny Siregar.