Tangan Rasulullah Bantu Syekh Yusuf al-Nabhani Mesir Saat Menulis.
Adalah Syekh Yusuf al-Nabhani (1839-1932 M), salah seorang ulama Al-Azhar yang memiliki Al-Hamziyah Alfiyah (seribu bait) tentang pujian dan biografi baginda Rasulullah saw. Abah beliau adalah seorang yang saleh. Memiliki wiridan 10 juz setiap hari. Jadi setiap minggu mengkhatamkan 3 kali. Kemudian Syekh Yusuf al-Nabhani dikirim oleh ayahnya ke Mesir untuk menimba ilmu dan masuk ke Azhar hari sabtu bertepatan tahun baru Islam tahun 1283 H/1866 M. Beliau nyantri selama enam tahun.
Salah satu petikan syair beliau,
من أراد الدخول لله من با # ب سواه جزاؤه الإقصاء
Barangsiapa ingin menuju Allah melalui pintu selain pintu Rasulullah, maka yang didapati hanya jarak yang jauh
يرجع الحب منه فيه إلى الل # ه تعالى ومنه فيه القلاء
Cinta yang berasal darinya dan tertuju padanya adalah cinta yang berasal dari Allah dan tertuju kepada-Nya. Demikian pula, kebencian yang berasal dan tertuju kepadanya adalah murka-Nya
من يحب الحبيب فهو حبيب # وعداة الحبيب هم أعداء
Siapa saja mencintai sang kekasih pada hakikatnya ia juga seorang kekasih. Demikian memusuhinya, mereka adalah musuh-musuh yang sebenarnya.
Syekh Yahya meriwayatkan dari gurunya, syaikh Zul Fiqâr, diceritakan bahwa beliau menyaksikan tangan Rasulullah saw. membantu Syekh Yusuf al-Nabhani dalam menulis karya dan tulisannya.
Syekh al-Kattani menjuluki Syekh Yusuf al-Nabhani sebagai al-Bushiri jaman now.
Shallu Alâ al-Habib.
Demikian kisah tangan Rasulullah bantu Syekh Yusuf al-Nabhani Mesir saat menulis karyanya.
Alexandria, 05 Mei 2018
Penulis: Gus Syihab Syaibani, alumnus Pesantren Salafiyah Syafi’iyyah Sukorejo Situbondo, belajar di Al-Azhar Kairo Mesir.









