PW IPNU DIY dan PW IPPNU DIY Lakukan Pelantikan Bersama di UAA

Suasana pelantikan PW IPNU DIY dan PW IPPNU DIY di Universitas Alma Ata Yogyakarta

Bangkitmedia.com, YOGYA – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PW IPNU DIY) dan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama Daerah Istimewa Yogyakarta (PW IPPNU DIY) melakukan pelantikan Bersama di Auditorium Hadratusy Syaikh KH Hasyim Asyari  Gedung Lantai 9 Universitas Alma Ata (UAA) Yogyakarta, Ahad (23/08/2026).

Pelantikan PW IPNU DIY masa khidmat 2026-2029 yang diketuai Nadra Aulia Rahman dilantik Ketua Umum PP IPNU Agil Nuruzzaman. Sedang PW IPPNU DIY masa khidmat 2026-2029 yang diketuai Nurul Faroh Al-Muna dilantik Ketua Umum PP IPPNU Whasfi Velasufah.

Bacaan Lainnya

Pelantikan disaksikan Rais Syuriah PWNU DIY KH Mas’ud Masduki, Ketua Tanfidziyah PWNU DIY Dr KH Ahmad Zuhdi Muhdlor SH MHum, Kepala Biro Kesra Setda DIY Faishol Muslim (mewakili Gubernur DIY), pimpinan BAZNAS DIY H Ahmad Lutfi SS MA, Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Pengelolaan Aset dan Sumber Daya Universitas Alma Ata Dr. Ahmad Yunadi, SE., MA (mewakili Rektor), wakil dari Korem 072 Pamungkas, Wakil dari Polda DIY, serta segenap tamu undangan.

Ketua PW IPNU DIY masa khidmat 2026-2029 yang diketuai Nadra Aula Rahman menyampaikan sambutan.

Ketua PW IPNU DIY masa khidmat 2026-2029 yang diketuai Nadra Aulia Rahman dalam sambutannya mengatakan, IPNU DIY termasuk Istimewa. Antara lain karena pendiri IPNU dulu warga Yogya dan sekarang makamnya juga di Yogya. Dijelaskan juga, IPNU merupakan wadah untuk melakukan kaderisasi pengurus NU. Saat ini banyak pengurus PWNU DIY yang dulunya ketua atau aktivis IPNU, misalnya Rais Syuriah KH Mas’ud Masduki dan Dr KH Ahmad Zuhdi Muhdlor SH MHum.

“Mestinya menjadi pengurus IPNU merupakan bagian dari jenjang karier untuk menjadi ketua NU, seperti Pak Zuhdi Muhdlor. Yang menjadi ketua NU mestinya dari mantan ketua IPPNU, bukan orang yang tiba-tiba masuk NU, meski organisasi NU bersifat terbuka,” jelasnya.

Ketua PW IPPNU DIY Nurul Faroh Al-Muna menyampaikan sambutan.

Sedang Ketua PW IPPNU Nurul Faroh Al-Muna dalam sambutannya menjelaskan, keberadaan pelajar NU saat ini sangat penting, karena akan mengisi kepemimpinan di lingkungan organisasi NU pada masa Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. Karena itu yang perlu dipikirkan saat ini bukan hanya masa pelajar NU masa depan, tetapi juga masa depan pelajar NU.

Sambutan juga disampaikan Ketua Umum PP IPNU Agil Nuruzzaman, Ketua Umum PP IPPNU Whasfi Velasufah, Ketua Tanfidziyah PWNU DIY Dr KH Ahmad Zuhdi Muhdlor SH MHum, dan Kepala Biro Kesra Setda DIY Faishol Muslim mewakili Gubernur. Sedang doa dipimpin Rais Syuriah PWNU DIY KH Mas’ud Masduki. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *