Pesan Abah Guru Zuhdi tentang Perbuatan Maksiat
KH Ahmad Zuhdiannoor dalam suatu pengajiannya menjelaskan kitab Syarah Hikam Ibnu ‘Athoillah dikatakan bahwa “maksiat bisa membuat orang menjadi tawadhu. Orang yang melakukan maksiat itu dari segi dzohir jelaslah berdosa karena melanggar syari’at hukum Islam. Akan tetapi orang yang melakukan maksiat di balik semua itu ada hikmatnya.
Mungkin Allah membuat orang itu menjadi Tawaddhu’. Mungkin Allah meninggikan pangkat dan kedudukannya di akhirat. Dan mungkin juga Allah ingin mengampuni Dosa-dosanya.
Allah sayang dengan hambanya itu bukan Allah selalu memberi ni’mat kepada hambanya, melainkan Allah beri bala dan musibah supaya hambanya itu tawaddhu’. Dan kita apabila melihat orang yang melakukan maksiat, tugas kita adalah jangan membuka aibnya. Jangan menghina dan merendahkannya. Jangan jahat kepadanya dan sangka baik kepadanya, serta do’akanlah dia kepada yang baik-baik, karena Allah memberikan jalan supaya dia tawadhu.
Kita yang selama ini berbuat baik, selalu tho’at kepada Allah dan selalu beribadah siang dan malam, belum tentu kita masuk surga. Belum tentu amal ibadah kita diterima. Belum tentu kita husnul khotimah dan belum tentu kita masuk surga.
Siapa tahu orang yang melakukan maksiat itu sebelum ia meninggal ia bertaubat kepada Allah maka dosa-dosa nya diampuni Allah. Ia dimuliakan Allah. Derajat dan Pangkatnya tinggi disisi Allah dan ia husnul khotimah berkat ia bertaubat.
Kita tidak tahu kapan orang yang melakukan maksiat itu bertaubat.
Kesimpulannya adalah semua perbuatan Allah kepada hambanya itu pasti mengandung hikmah.
Diantara hikmahnya itu adalah diampuni dosa, dinaikkan pangkat dan derajatnya, husnul khotimah, masuk surga bighoiri hisab.
Ciri orang yang disayangi Allah adalah ia selalu dapat bala dan musibah dan saat ia mendapat bala itu ia mampu menerimanya. Ia terima dan Ia yakin bahwa didalam bala ini pasti ada hikmatnya.
Mudahan kita semua selamat dunia akhirat ba untung hidup dan mati membawa iman ma’rifat yang sempurna husnul khotimah diampuni dosa dzohir batin seumur hidup kabul segala hajat berkat Rasulullah saw waliyullah guru-guru kita dan orang-orang sholeh.
Minta ampun minta ridho dunia akhirat
Wallahu a’lam bishawab.
Demikian ulasan khusus terkait Pesan Abah Guru Zuhdi tentang Perbuatan Maksiat. Semoga bermanfaat.
Penulis: Ustadz Zakariya Banjarmasin, santri Abah Guru Zuhdi.







