Peneliti Sebut Doktrin Hijrah Sebagai Komodifikasi Agama

Sebab Sebab Rasulullah Hijrah Ke Madinah Serta Penjelasannya

Penelitian menyebutkan bahwa doktrin hijrah berpotensi menjadi komodifikasi agama. Tidak hanya itu, doktrin hijrah juga memiliki agenda yang lebih besar, terkait dengan gerakan negara Khilafah Islam.

Temuan tersebut berasal dari penelitian berjudul The Dissemination of Hijrah Doctrine on Social Media: A Study of Negotiation, Contestation, and Commodification of Religion. Penelitian karya Fathurrosyid, Moh. Asy’ari Muthhar, Abd. Kahar, dan Wan Khairul Aiman Wan Mokhtar tersebut terbit di jurnal Esensia: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin 25 Nomor 2 pada 3 Desember 2024.

Dalam prosesnya, penelitian ini mengkaji proses penyebaran doktrin hijrah di media sosial, serta tema dan motif yang melekat pada penyebarannya. Metode penelitian secara kajian Pustaka, dengan menggunakan model penelitian etnografi virtual.

Melalui pendekatan traveling theory, penelitian ini menemukan beberapa hal. “Pertama, penyebaran doktrin hijrah di media sosial dominan dilakukan dan dianut oleh kaum muslim urban dan muslim milenial,” tulis dalam jurnal.

Temuan kedua, tema-tema umum yang digunakan untuk menyebarkan doktrin hijrah meliputi busana Islami, propaganda pernikahan dini, bunga bank, dan motivasi membangun negara Khilafah Islam. Tema-tema tersebut disebarkan melalui acara Hijrah Fest, kelompok kajian media sosial, narasi sosialisasi agensi melalui artis dan selebriti, serta literatur Islamis.

“Penelitian ini berargumen bahwa penyebaran doktrin hijrah di media sosial merupakan bentuk komodifikasi agama, dengan agenda yang lebih besar untuk mempromosikan gerakan mendirikan negara Khilafah Islam,” tulisnya.

Penulis: Antariksa Bumiswara

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *