Kolom Gus Ulil: Kisah Merpati di Zaman Nabi

Nasihat untuk Sodara Ulil

Posted on

Nasihat untuk Sodara Ulil

/1/

Mengatakan kebenaran sangat mudah sekali manakala engkau masih berdiri bebas di luar sistem, di luar jaringan kepentingan yang membelit. Mengatakan kebenaran sangat enteng jika tak ada “kepentingan material” yang harus engkau pertaruhkan.

Lebih mudah lagi jika kebenaran itu engkau ceramahkan di atas panggung, lalu untuk itu engkau akan menuai tepuk tangan dan “suit-suit” yang terasa sangat lezat di telinga. Apalagi jika untuk itu engkau pun dibayar.

Ujian yang sesungguhnya adalah mengatakan kebenaran yang untuk itu engkau akan kehilangan seluruh atau sebagian dari kemudahan, privilese, dan keuntungan-keuntungan material yang engkau nikmati selama ini.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Jika pada titik “kritis-eksistensial” seperti itu kamu masih berani meneriakkan kebenaran, maka level “manusia rohani”-mu akan naik bertangga-tangga.

Baca Juga >  Gara-Gara Tetangga Suka Maulidan, Satu Keluarga Masuk Islam

Sekian. Dan hari ini, nastar resmi habis. 😁

Penulis: Gus Ulil Abshar Abdalla, Pengasuh Kopdar Ngaji Ihya.