MWC NU Pundong Mulai Susun Rencana Koperasi Syariah

MWC NU Pundong Mulai Susun Rencana Koperasi Syariah

Posted on

MWC NU Pundong Mulai Susun Rencana Koperasi Syariah.

Pada Sabtu malam, 18 Juli 2020, MWC NU Pundong Bantul lakukan pertemuan untuk membahas perencaaan pendirian koperasi syariah.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Bertempat di Aula Gedung Madrasah Diniyah Ar-Rahmah Nglembu, Panjangrejo, Pundong, Bantul, Yogyakarta. Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Pundong lakukan pertemuan membahas perencanaan pendirian koperasi syariah. Dihadiri oleh jajaran pengurus MWC NU Pundong, pengurus Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) Hanifah, Wonokromo, Bantul, dan perwakilan Pengurus Wilayah NU (PWNU) DIY.

Direktur LazisNU Pundong Suhud Darmono menyampaikan bahwa pertemuan dengan KSPPS Hanifah ini adalah pertemuan yang kedua. Kami berikhtiar untuk mengembangkan perekonomian warga, sebuah upaya untuk memaksimalkan dana NU-Koin di Pundong supaya bisa lebih produktif.

“Seyogianya stok dana yang ada di LazisNU Pundong, dapat disalurkan kembali ke jamaah. Dana dari jamaah bisa diputar dalam usaha produktif. Untuk itu kami belajar kepada KSPPS Hanifah dalam upaya pembentukan koperasi simpan pinjam berbasis syariah,” tegas Suhud Darmono.

Rencana pengembangan koperasi syariah terus digagas dan dimatangkan oleh pengurus MWC NU Pundong. Sinergi antara lembaga terus digerakkan untuk upaya pengembangan ekonomi jamaah nahdliyin.

Untuk mematangkan konsep itu, Pengurus MWC NU Pundong telah melakukan kunjungan maupun pertemuan intensif dengan pihak-pihak yang bisa memfasilitasi rencana pembentukan koperasi syariah.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Pundong Mustafied Amna menyampaikan bahwa pokok tujuan pendirian koperasi syariah adalah untuk mewadahi bisnis para jamaah agar lebih maju dan tertata dengan baik.

Baca Juga >  Rayakan Harlah IPNU ke 65 dan IPPNU ke 64 dengan Gema Shalawat

“Rapat pertemuan ini malam ini merupakan tindak lanjut dari hasil konsultasi dengan Pengurus Cabang (PCNU) Kabupaten Bantul pada pekan sebelumnya,” tegasnya.

“Pertemuan kali ini, kita difasilitasi oleh Mas Anwan Santoso selaku perwakilan Pengurus Wilayah (PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Mas Imam Muttaqin selaku pelaku koperasi syariah yang sudah dikenal berjalan bagus dari KSPPS Hanifah Wonokromo, Pleret, Bantul.” lanjutnya.

Dalam kesempatan pertemuan itu, Imam Muttaqin menyampaikan materi tentang bagaimana cara penyusunan business plan (rencana bisnis), dan hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk operasional awal, serta kelengkapan perizinan pada dinas terkait.

“Saya senang dengan antusias pengurus MWC NU Pundong dalam upaya mendirikan koperasi syariah. Malam ini saya menyampaikan materi tentang bagaimana cara penyusunan business plan (rencana bisnis), dan hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk operasional awal, serta kelengkapan perizinan pada dinas terkait,” tegasnya.

“Selain itu, saya menekankan kepada teman-teman MWC-NU Pundong, untuk membuat tim kecil dalam rangka merangkul peluang-peluang calon anggota, dan memetakan kira-kira permasalahan yang akan dihadapi dalam rencana pendirian koperasi syariah ini,” lanjutnya.

“Saya berharap dalam agenda pertemuan selanjutnya, sudah ada gambaran peluang-peluang dan kemungkinan kendala yang ada. Nantinya kita ‘onceki’ bersama bagaimana penyelesaian dan penyiasatannya.” Pungkas Imam Muttaqin.

*Kontributor: Markaban Anwar, NU Pundong.

*Selain artikel MWC NU Pundong Mulai Susun Rencana Koperasi Syariah ini, silahkan baca yang terkait di sini.