Turba Banser Gamping, Hidupkan Kembali Hubungan dengan Pesantren

Bangkitmedia.com, SLEMAN – Jajaran Satkorcab, PAC Ansor serta puluhan kader Banser Gamping mengikuti kegiatan turun ke bawah (turba) Satkorcab Banser Kabupaten Sleman di Satkoryon Banser Kapanewon Gamping di Pondok Pesantren Assalimiyah Cambahan Nogotirto, Minggu (16/11/2025).

Pengasuh Pondok Pesantren Assalimiyah Gus Nurcharist membuka kegiatan dengan rasa bangga atas kehadiran Banser di lingkungan pesantren. Ia menuturkan bahwa kegiatan seperti ini menghidupkan kembali hubungan pesantren dengan kader-kader Banser yang selama ini berkhidmah di masyarakat.

“Saya bangga karena Banser bisa mengadakan kegiatan di pesantren, apalagi hadir dengan seragam yang rapi dan tampilan yang gagah. Ini menunjukkan kerapian organisasi dan semangat pengabdian yang terus tumbuh,” ungkapnya.

Ia berharap momentum turba mampu memperteguh komitmen pengabdian kepada umat, bangsa dan negara.

Ketua GP Ansor Kapanewon Gamping Muhammad Firdaus NS menekankan pentingnya menjaga ritme konsolidasi, baik formal maupun non-formal.

“Alhamdulillah, konsolidasi kebanseran kembali bisa kita jalankan. Kita ingin struktur makin hidup, koordinasi makin tertata, dan semangat pengabdian para kader semakin kuat,” kata Firdaus.

Ia menegaskan bahwa Ansor-Banser Gamping harus menjadi garda yang solid, responsif, dan benar-benar hadir di tengah masyarakat.

Selanjutnya, Kepala Satkorcab Banser Kabupaten Sleman Jalal Machali menyampaikan bahwa turba adalah langkah penting untuk menyamakan visi dan memperkuat kedisiplinan organisasi.

“Banser harus tetap kokoh, disiplin, dan sigap dalam setiap situasi. Barisan ini bukan hanya penjaga keamanan, tetapi juga barisan kemanusiaan yang selalu siap membantu masyarakat,” ujarnya.

Jalal kembali menekankan nilai dasar ke-Banser-an seperti keikhlasan, ketaatan, solidaritas, dan kecintaan kepada tanah air. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembekalan dan peningkatan kapasitas bagi 50 anggota Banser Gamping.

Kepala Biro Pendidikan dan Latihan Satkorcab Sleman, Toyong Angga, bersama Kepala Satuan Khusus Protokoler, Budi Raharjo, memberikan materi terkait tugas-fungsi Banser, standar pengamanan, kedisiplinan serta pendalaman Nawa Prasetya Banser.
Menurut Angga, pemahaman yang tepat mengenai tugas-tugas Banser sangat menentukan profesionalitas kader.

“Kader yang memahami tugasnya akan bergerak lebih disiplin, terarah, dan benar-benar menghadirkan manfaat bagi masyarakat,” jelasnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *