Bangkitmedia.com, BANTUL – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Piyungan Bantul membuka unit usaha yang menjadi simbol kemandirian ekonomi warga Nahdlatul Ulama di tingkat kecamatan, yaitu Toko NUMAN.
Launching dan peresmian toko ini ditandai pemotongan pita oleh Sekretaris PWNU DIY, Dr H Muhajir, Rabu (12/11/2015) malam disaksikan para tokoh masyarakat, pengurus NU dari berbagai tingkatan (antara lain Ketua Lembaga Perekonomian PWNU IY Dr Abdul Qoyyum dan Wakil Ketua PCNU Bantul KHM Sobir Hatimy) serta perwakilan ari Indogrosir yang menjadi mitra.
Dr Muhajir dalam sambutannya mengingatkan bahwa untuk menggerakkan organisasi besar, seperti NU, dibutuhkan tiga modal Utama, yaitu ilmu, laku dan sangu. Dijelaskan, ilmu menjadi dasar berpikir an bertindak. Laki menjadi bentuk pengabdian dan keteladanan. Sangu atau bekal menjadi penopang perjuangan. “Ketiganya harus berjalan seimbang agar perjuangan di NU tetap istiqomah dan membawa kemaslahatan bagi umat,” tegasnya.
Sekretaris PWNU DIY Dr H Muhajir memotong pita peresmian Toko NUMAN.
Ketua MWCNU Piyungan, Kiai Anwar Zuhri menjelaskan, berdirinya Toko NUMAN merupakan wujud nyata dari semangat kemandirian ekonomi warga NU. “Kami berharap toko ini dapat melayani kebutuhan harian masyarakat sekitar, membawa manfaat, dan memberikan keberkahan bagi jam’iyyah Nahdlatul Ulama,”harapnya.
Wakil Ketua PCNU Bantul KH Sobir Hatimy, mengapresiasi atas Langkah inovatif MWCNU Piyungan. “Kami menyampaikan selamat atau dibukanya Toko NUMAN. Ini adalah hasil kerja cerdas para pengurus NU. Semoga semangat seperti ini bisa menular ke MWC NU-MWC NU lainnya di Kabupaten Bantul,” katanya. (*)








