Makna Minum Susu di Malam 1 Muharram

Ilustrasi susu putih

Bangkitmedia.com, YOGYA – Malam 1 Muharram yang bagi sebagian masyarakat khususnya di wilayah Jawa dikenal sebagai malam 1 Suro memiliki banyak tradisi penuh makna. Untuk masyarakat yang menggenggam erat tradisi Jawa, malam 1 Muharram banyak disambut dengan berbagai laku prihatin, seperti Lampah Mubeng Beteng dan lainnya.

Sementara bagi umat Islam, 1 Muharram yang jatuh pada 16 Juni 2026 juga memiliki makna mendalam. Sejumlah tradisi juga kerap dikaitkan dengan upaya menyambut datangnya Tahun Baru Islam tersebut, seperti memperbanyak amal ibadah, memperbanyak bacaan Shalawat dan lainnya.

Salah satunya yang mungkin masih banyak umat Islam belum mengetahui, tradisi minum susu putih di malam 1 Muharram. Seperti dikutip dari laman NU Online, tradisi minum susu putih di malam 1 Muharram berasal dari tradisi Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki. Beliau merupakan seorang ulama terkenal yang juga keturunan Rasulullah SAW di tanah suci.

Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki menjelaskan, meminum susu putih pada malam 1 Muharram melambangkan awal tahun baru yang bersih dan penuh dengan kebaikan. Sebab selama ini, susu putih dilambangkan sebagai simbol kebersihan dan nutrisi.

Bagi umat Islam yang ingin melakukan amalan minum susu putih ini, dapat dilakukan setelah Maghrib pada malam 1 Muharram hingga sebelum waktu Subuh. Namun sebelum meminum susu, hendaknya untuk membaca doa terlebih dahulu.

Berikut lafaz doa meminum susu putih di malam 1 Muharram:

اللهم بارك لنا فيه و زدنا منه

Allahumma baarik lanaa fiihi wazidnaa minhu

Artinya: Ya Allah, berkahilah kami di dalam air susu ini dan tambahlah keberkahan kami darinya.

Abuya Sayyid Muhammad Alawy Al Maliki selain meminum susu, beliau juga membagikan susu putih kepada para santrinya. Dengan cara ini, beliau berharap para santrinya akan mendapat keberkahan di bulan Muharram yang mulia. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *