Bangkitmedia.com, BANTUL – Pengurus NU Care LAZISNU PWNU DIY, LAZISNU Kabupaten Bantul, dan UPZIS PRNU Panjangtejo menyelenggarakan kegiatan Pengajian dan Santunan Anak Yatim dalam program Senyum Muharam 1448 Hijriah di Masjid Nurul Huda, Dusun Grudo, Kalurahan Panjangrejo, Kapanewon Pundong, Kabupaten Bantul, Ahad (28/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB tersebut diawali dengan sholat Dhuha berjamaah, dilanjutkan dzikir dan tahlil, kemudian acara seremonial pentasyarufan santunan kepada anak-anak yatim.

Ketua LAZISNU Kabupaten Bantul, H. A. Choiron Marzuqi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menghadirkan 100 anak yatim beserta para wali mereka yang berasal dari empat kapanewon di Kabupaten Bantul, yakni Pundong, Jetis, Bambanglipuro, dan Imogiri.
“Kami mengundang 100 anak yatim beserta walinya. Total undangan yang kita hadirkan sekitar 250 orang,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, setiap anak yatim menerima bantuan berupa paket sembako dan santunan uang tunai sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.
Ketua PCNU Bantul, Prof. Dr. H. Riyanta, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara berbagai unsur Nahdlatul Ulama dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi yang melibatkan LAZISNU PWNU DIY, LAZISNU Kabupaten Bantul, LAZISNU Kapanewon Pundong, PRNU Panjangtejo, hingga Takmir Masjid Nurul Huda menjadi contoh nyata kerja sama yang baik dalam melayani masyarakat.
Ia berharap semangat kebersamaan antarjamiyah NU dapat terus dipelihara dan dikembangkan untuk mendukung berbagai program sosial dan kemanusiaan lainnya.
“Kami berharap kerja sama antarjamiyah NU yang telah terjalin ini dapat terus berlanjut dan berkembang lebih baik lagi dalam berbagai program sosial kemanusiaan,” katanya.

Sementara itu, Ketua LAZISNU PWNU DIY, Dinik Fitri Rahajeng Pangestuti, S.E., M.Ak., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud implementasi ajaran Islam dalam memuliakan dan menyayangi anak yatim.
“Sebagai upaya kepedulian sosial dan implementasi ajaran Islam untuk menyayangi serta memuliakan anak yatim, kami menyelenggarakan kegiatan pengajian dan santunan anak yatim ini,” ungkapnya.
Dinik juga menyampaikan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Dukungan tersebut datang dari sejumlah sponsor dan donatur, yaitu PT Naturindo Fresh, Nasmoco Janti, Sate Pak Pong Jejeran, Bank Syariah BDS (BPR Syariah Bangun Drajat Warga), Beras Ladori, BPR MSA, BCA Syariah, BPR Syariah HIK MCI, Mawaddah Esa Cargo (MEC), Waroeng SS (Spesial Sambal), dan Madina Syariah.
Pada kesempatan yang sama, Bendahara PWNU DIY, H. Soni Amir Solikhuddin, S.Ag., menilai kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dan kolaborasi dalam gerakan sosial Nahdlatul Ulama.
Menurutnya, santunan anak yatim dalam program Senyum Muharam 1448 H menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui kerja bersama yang melibatkan pengurus NU lintas tingkatan, panitia penyelenggara, para donatur, sponsor, serta masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Direktur NU Care-LAZISNU DIY Edo Segara Gustanto, S.E., M.E., Ketua Tanfidziyah MWCNU Pundong H. Mustafied Amna, M.H., para Ketua UPZISNU Kapanewon Pundong, Imogiri, Jetis, dan Bambanglipuro, Rais Syuriah PRNU Panjangrejo Nurdin Hadi Mustofa, Ketua Tanfidziyah PRNU Panjangrejo Fauzan Luthfiyanto, Lurah Panjangrejo Mudiyana, Dukuh Grudo Sukirdal, serta jajaran Pengurus Yatiman PRNU Panjangrejo. (Markaban Anwar)








