Kue Klepon Sudah Islami, Ini Dalilnya.

Kue Klepon Sudah Islami, Ini Dalilnya

Diposting pada

Kue Klepon Sudah Islami, Ini Dalilnya

Saya tidak punya hubungan khusus dengan klepon. Satu-satunya kedekatan yang saya punya dengan klepon adalah kami berasal dari daerah yang sama: Pasuruan. Hanya saja dia berasal dari Gempol, sedangkan saya dari Bangil. Jadi masih tetangga kecamatan.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Hari ini saya terkejut dengan sebuah meme yang berisi tuduhan kafir kepada klepon. Di medsos banyak yang menganggap tuduhan ini sebagai hal sepele dan tidak perlu ditanggapi serius. Namun bagi saya, kawan tunggal daerah klepon, tuduhan ini sungguh serius. Sebagai teman sekampung halaman, saya memiliki beban moral untuk menjelaskan dengan dalil naqli dan aqli bahwa klepon tidak kafir, bahkan dia Islam! Maka tuduhan kafir kepada klepon adalah tuduhan yang harus ditanggapi serius. Baiklah.. izinkan saya mulai…

Klepon adalah makanan berbahan dasar tepung dan gula merah. Keislaman tepung sendiri sudah jelas sekali dan tidak perlu dipertanyakan. Dalam hadis disebut Nabi SAW seringkali makan makanan yang terbuat dari tepung gandum atau tepung beras bernama “sawīq”. Di Sahih Bukhari disebut beliau berkumur ketika hendak Salat Magrib selepas makan sawīq. Jadi sudah jelas ya tepung itu Islam.

Baca Juga >  Tafsir Ayat 34 Surat An-Nisa tentang Kepemimpinan Laki-laki

Sedangkan untuk gula merah sendiri, “keislamannya” masih harus diistinbath dari Alquran. Bahasa Arab modern untuk gula merah adalah sukkar an-nakhil alias gula palem. Dalam Alquran disebutkan:

ومن النخيل والأعناب تتخذون منه سكرا ورزقا حسنا

“Dari kurma dan anggur kalian menjadikan ‘sakar’ dan rizki yang baik.”

Sakar dalam ayat ini rata-rata ditafsiri sebagai khamr alias wine. Namun Ibn Qutaybah dalam Tafsir Gharibil Quran mengutip pendapat bahwa ‘sakar’ itu adalah jenis rasa.

Kawan saya seorang biologist dari LIPI Mohammad Fathi Royyani memberi tahu saya bahwa palem dan kurma masih satu keluarga (Phoenix Dactilifera). Maka—tanpa bermaksud menafsiri Alquran dengan akal—bisa jadi ‘sakar’ yang dimaksud di situ adalah manisan dari pohon palem alias gula merah. Maka mempertanyakan keislaman gula merah adalah wujud su’ul adab alias tidak punya tata krama.

Tuh, sudah jelas sekali keislaman klepon, kan? Maka jangan sekali-sekali nuduh klepon sebagai kafir. Ntar kafirnya balik ke diri sampean sendiri loh..

Demikian artikel tentnag Kue Klepon Sudah Islami, Ini Dalilnya. Semoga bermanfaat.

Penulis: Kholili Kholil, alumni Lirboyo.