Kewalian KH Syamsul Arifin Situbondo yang Menggetarkan Hati

Kisah Kewalian KH Syamsul Arifin Situbondo yang Menggetarkan Hati

Kewalian KH Syamsul Arifin Situbondo yang Menggetarkan Hati.

KH Syamsul Arifin adalah pendiri Pesantren Salafiyah Syafi’iyyah Sukorejo Situbondo. Beliau mempunyai putra yang luar biasa, yakni KH As’ad Syamsul Arifin yang melanjutkan kepemimpinan pesantren dan menjadi tokoh nasional dalam mensinergikan Islam dan Pancasila. Kiai As’ad dikirim orang tuanya untuk nyantri kepada Syaikhona Kholil Bangkalan dan KH Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang.n

Dikisahkan, suatu saat KHR. Syamsul Arifin pulang ke Madura hampir satu bulan. Di saat beliau di Madura, putra mahkotanya KHR. As’ad Syamsul Arifin mengganti atap rumah ayahandanya yang terbuat dari rumput Lalang dengan genting. Tentu maksudnya baik, agar ayahandanya merasa lebih nyaman dan tenang / birru al walidain”.

Ternyata, lalu apa yang terjadi?

Begitu Kiai Syamsul Arifin pulang dari Madura, beliau tidak mau masuk rumahnya sehingga harus singgah ke rumah KH. Abd. Fattah Nyamplong. Beliau bilang tidak mau masuk rumahnya selama gentingnya tidak diganti dengan atap rumput lalang sebagaimana semula.

Kemudian beliau ditanya, “Kenapa demikian?”

“TAKOK SANTRENA GILE DUN-NYA, TAKUT SANTRINYA GILA DUNIA,” jawab Kiai Syamsul Arifin.

Inilah sosok ulama’ pewaris Nabi (warotsatul anbiya’). Ini juga mengingatkan kita pada sejarah ketika Rasulullah SAW di pipinya selalu ada bekas ketika habis istirahat. Lalu Sayyidina Umar bin Khattab memeriksanya, ternyata bantal yang beliau pakai adalah potongan pelepah kurma, bukan bantal yang empuk.

Ceritanya itu tentu masih pajang. Tapi intinya beliau berbuat begitu karena khawatir umatnya GILA DUNIA.

Lalu siapakah diantara kita yang cinta beliau saat ini yang mampu mengikuti jejaknya?

Mengukur diri kita dengan Rasulullah SAW terlalu jauh, tapi mengukur dengan zuhud almarhum Kiai Syamsul Arifin saja sudah sangat langka dan sulit. (Sumber kisah ii dari KH. Tahri Nyamplong yang kemudian diceritakan kembali oleh Kiai Muhyiddin Khatib).

(mukhlis)

__________
Semoga artikel Kewalian KH Syamsul Arifin Situbondo yang Menggetarkan Hati ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua, amin..

simak juga artikel terkait di sini
simak juga video terkait di sini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *