QS An Nur Ayat 55 yang Gagal Dipahami Oleh Penafsiran HTI.
HTI Gagal Paham Menafsirkan QS An Nur Ayat 55. Dalalah Umum, tapi cakupan faktanya hanya terbatas
Beberapa kawan HTI dengan penuh percaya diri menggunakan Surat An Nur, ayat 55:
وعد الله الذين آمنوا منكم وعملوا الصالحات ليستخلفنهم في الأرض
“Dan Allah menjanjikan orang-orang beriman diantara kalian dan beramal salih pasti akan Allah jadikan ‘khalifah’ di muka bumi”
Mereka percaya diri menggunakan ayat ini untuk melegitimasi gerakan mereka. Seolah merekalah nantinya yang akan mendapat keistimewaan janji Allah ini.
Apakah benar demikian?
Cukup satu ta’bir saja untuk menjawab mereka secara kontan.
Imam Al Qurthubi menulis begini dalam tafsirnya:
قال ابن العربي: قلنا لهم هذا وعد عام في النبوة والخلافة وإقامة الدعوة وعموم الشريعة، فنفذ الوعد في كل أحد بقدره وعلى حاله، حتى في المفتين والقضاة والأئمة، وليس للخلافة محل تنفذ فيه الموعدة الكريمة إلا من تقدم من الخلفاء
“Ibnul Arabi berkata: kita jawab mereka (lawan diskusi beliau) bahwa ayat ini adalah janji UMUM dalam hal kenabian, khilafah, menegakkan dakwah, dan syariat secara umum. Sehingga janji itu TEREALISASIKAN pada semua orang sesuai kadar dan keadaannya, bahkan untuk kalangan mufti, qadhi dan imam. Sedangkan untuk KHILAFAH tak ada tempat realisasi janji mulia tadi kecuali hanya para (Empat) Khalifah terdahulu”
Ayatnya umum, tapi memang fakta realisasinya hanya Khulafaur Rasyidin.
Tentu saja khilafah HT otomatis bukan realisasi ayat di atas lah yauu.
Paham om?
Demikian penjelasan terkait QS An Nur Ayat 55 yang Gagal Dipahami Oleh Penafsiran HTI
29 Juli 2019
Penulis: Muhammad Nora Burhanuddin.
Sebagai tambahan kami uraukan pula soal kesalah pahaman HTI dalam memaknai khilafah
Janji Allah (dianggap) meleset karena fanatik An-Nabhani?
Beberapa kawan HTI berbusa-busa mendukung teorinya, bahwa ia sesuai Al Quran dan janji Allah.
Saya kasih satu ayat saja:
إن تنصروا الله ينصركم
“Jika kamu menolong Allah, pasti Allah memenangkanmu”
Artinya, HTI, sesuai dalalah umum ayat ini, terbukti tidak menolong Allah karena gak dimenangkan Allah. Mana mungkin janji Allah meleset. Mustahil!
Artinya lagi, An Nabhani juga tak sesuai ayat Al Quran:
…ليستخلفنهم في الأرض
“… Pasti Allah akan menjadikan mereka (yang beriman dan beramal saleh sejati) sebagai khalifah di muka bumi”
Karena An-Nabhani sampai wafat tak dipilih Allah jadi khalifah, sehingga terbukti An Nabhani tak sesuai dengan sifat janji Allah.
Mana mungkin janji Allah meleset?
Kalau orang HTI masih percaya kebeneran janji ayat Al Quran sih. Heheheh….
Penulis: Muhammad Nora Burhanuddin.
Artikel terkait baca di sini
Tonton video menarik seputar hikmah kehidupan. Tonton di sini








