Keutamaan Air Hujan Langsung dari Langit Menurut Guru Sekumpul.
Salah satu rizki Allah paling halal yang hadir kepada umat manusia adalah air hujan. Itulah rizki yang datang dengan sepenuhnya dari rahmat Allah SWT. Manusia mendapatkan rizki air hujan tanpa harus usaha apapun. Ketika hadir di bumi, sejatinya air hujan itu seperti air dari surga yang sangat menajubkan.
Abah Guru Sekumpul memberikan nasehat kepada kita semua tentang air hujan itu.
“Lamun hujan di malam Jum’at atau di hari Jum’at, yang banyunya (airnya) langsung dari langit yang langsung masuk ke wadah, airnya tidak kena atap. Maka, kita ambil air hujan itu sembari bacakan Surah Alfatihah, Surah al-Ikhlas (Qulhuwallah), Surah Alfalaq dan Surah Annas, maka airnya itu jadi obat semua penyakit,” tegas Guru Sekumpul.
“Banyu (air) hujan itu asalnya dari surga turun ke langit,” pesan Abah Guru Sekumpul.
Menurut Abah saya (H.AbdurRahman), bahwa Guru Semman Mulya pernah menyampaikan nasehatnya.
“Banyu (air) hujan yang langsung dari langit diminum sama babinian (istri) yang belum mengandung anak, insya Allah segera mengandung anak. Bertawasshullah kepada para wali sebelum minum sembari berdo’a mudah-mudahan dapat anak yang sholeh dan sholehah.”
Mudah-mudahan kita bisa mengamalkan nasehat beliau. Mudahan kita sabarataan dapat barkat dari Guru Sekumpul terkumpul bersama beliau di akhirat. Aamiin…!!!
Penulis: Muhammad Zainuddin bin H.AbdurRahman, santri Abah Guru Sekumpul.
______________
Semoga artikel Keutamaan Air Hujan Langsung dari Langit Menurut Guru Sekumpul ini memberikan manfaat dan keberkahan untuk kita semua, amiin..
simak artikel terkait di sini
simak video terkait di sini
BONUS ARTIKEL TAMBAHAN
Rahasia Menjadi Wali Allah Menurut Abah Guru Sekumpul
Wali Allah adalah para hamba yang menjadi kekasih-Nya. Mereka manusia pilihan yang hidupnya tak ada takut dan tak ada susah, karena yang dituju hanya Allah semata. Banyak sekali kriteria wali Allah, sehingga kita harus selalu berbaik sangka kepada siapa saja. Karena bisa jadi yang tak kita sangka, ternyata dia adalah kekasih Allah.
Dijelaskan oleh KH Ahmad Zuhdiannoor (akrab disapa Guru Zuhdi), bahwasanya KH Muhammad Zaini Abdul Ghani (Abah Guru Sekumpul) pernah berkata, bahwa manusia menjadi wali Allah itu ada beberapa golongan.
1- Ada yang tahu bahwa dirinya Wali dan orangpun tahu pada dirinya itu wali. Ini disebut Wali Masyhur.
2- Ada yang tahu bahwa dirinya Wali dan orang lain tidak tahu pada dirinya wali. Ini disebut Wali Mastur. Artinya cukup dia sendiri yang tahu.
3- Ada yang tidak tahu bahwa dirinya wali, tapi orang tahu pada dirinya itu Wali.
4- Ada yang tidak tahu bahwa dirinya Wali dan orang lainpun tidak tahu pada dirinya itu Wali.
Nomor 1, 2, dan 3 itu kita selamat, karena ia berhati-hati dengan Wali. Tapi yang nomor 4 itu sangat sulit kalau-kalau kualat. Karena menghina Wali dan sebagainya itu nantinya bisa kualat.
Maka dari itu, cukup kita husnudzzon kepada makhluq. Sangka baik kepada makhluq. Jangan menghina makhluq. Siapa tahu orang itu Wali. Siapa tahu dia lebih mulia dari kita. Siapa tahu dia lebih tinggi derajatnya dari kita. Untuk itu, satu-satunya jalan di akhir zaman ini adalah mendo’akan semua ummat Rasulullah. Sebagaimana Syaikh Samman Al-Madani, beliau berkata sangat jujur bahwa,
“Tidak naik pangkatku terkecuali aku membaca doa,
اَللهُمَّ اغْفِرْلِاُمَّةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّد
اللهُمَّ ارْحَمْ اُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّد
اللهُمَّ اسْتُرْ اُمَّةَ سَيِّدِنَا مُحَمَّد
اللهُمَّ اجْبُرْ اُمَّةَ سَيَّدِنَا مُحَمَّد ﷺ
4 x berturut-turut sesudah shalat shubuh.
Hanya karena do’a ini, aku jadi Walinya Allah Ta’ala.” Demikian kata Syekh Samman Al-Madani.
Mari do’akan semua umat Rasulullah, mudah-mudahan diampuni segala dosa dan kesalahannya.
Waliyullah artinya Wali Allah Ta’ala.
Wali artinya Kekasih Allah.
Wali artinya orang yang disayangi oleh Allah.
Wali adalah orang-orang pilihan yang dipilih Allah.
Tingkatan-tingkatan Wali sangat banyak, diantaranya Wali Qutub dan Wali Abdal dan masih banyak lagi. Orang yang jadi Walinya Allah itu Allah punya rahasia untuk memilihnya, yang kita tidak tahu kenapa ia jadi Wali. Orang yang jadi Walinya Allah itu tentu hatinya bersih dan do’anya maqbul.
Ciri-ciri Walinya Allah itu pemurah dan tidak pemarah.
Demikian penjelasan menjadi Wali Allah menurut Abah Guru Sekumpul.
Berkat Rasulullah, para auliya dan orang-orang sholeh, mudah-mudahan kita semua ngumpul di dalam surga bersama Abah Haji (Guru Zuhdi) dan juga bersama Guru Sekumpul (Guru Muhammad Zaini bin Abdul Ghani). Aamiin…!!!
Demikian Rahasia Menjadi Wali Allah Menurut Abah Guru Sekumpul. Semoga bermanfaat
Penulis: Muhammad Zainuddin bin H.AbdurRahman, santri Abah Guru Sekumpul.








