Karomah Menajubkan Imam Malik, Kiai Jawa Jadi Saksinya

Karomah Menajubkan Imam Malik, Kiai Jawa Jadi Saksinya

Karomah Menajubkan Imam Malik, Kiai Jawa Jadi Saksinya.

لولا المالك لضاق المسالك

“Seandainya tidak ada Imam Malik, maka banyak jalan menjadi sempit..”

KH. Muhammadun Abdul Hadi, guru para kiai di Kajen Pati, termasuk guru Kiai penulis, KH. Ahmad Fayumi Munji, dalam banyak pengajiannya sering mengutip maqalah di atas.

Banyak sekali pandangan Imam Malik, guru Imam Syafii, penulis kitab hadis pertama “Al-Muwaththa'” yang membuat jalan syariat menjadi mudah.

Para santri ketika mengaji, banyak dalam kitab pesantren yang menjelaskan pandangan Imam Malik. Antara lain:

Pertama, لا ينجس الماء مطلقا الا بالتغير.

Air secara mutlak (baik sedikit atau banyak) tidak najis kecuali jika berubah (warna, sifat, rasa).

Kedua, وجوب زكاة الفلوس.

Wajibnya zakat uang dikiaskan dengan emas karena sama-sama menjadi al-tsaman (standar harga yang menjadi alat transaksi).

Ketiga, عدم بطلان الوضوء بلمس المرأة الاجنبية بغير شهوة.

Wudlu’ tidak batal dengan menyentuh perempuan lain bukan mahram dengan syarat tanpa syahwat. Hal ini menjadi solusi bagi hujjaj (jamaah haji) Indonesia saat melakukan rukun haji, khususnya ketika thawaf.

Subhanallah, saat selesai menunaikan ibadah haji, KH. Muhammadun Abdul Hadi berangkat ke Madinah dan beliau wafat di Madinah, dan di makamkan di dekat makam Imam Malik. Anehnya, saat itu ada bagian makam sebelah Imam Malik yang kosong dan tersedia hanya satu.

Ternyata KH. Muhammadun Abdul Hadi yang wafat hari itu. Ini adalah salah satu tanda kewalian KH. Muhammadun Abdul Hadi. KH. Hamid Pasuruan yang dikenal waliyullah pernah menyatakan bahwa KH. Muhammadun Abdul Hadi adalah waliyullah.

Benar dawuh:

يحشر المرء مع من أحب

“Seseorang akan dikumpulkan bersama orang yang dicintainya…”

Semoga kita dikumpulkan bersama orang-orang shalih di dunia dan akhirat, amiin yaa Rabbal ‘Alamiin.

غفر الله ذنوبه ونور قبره واسكنه فسيح جنته ونفعنا الله ببركة علومه في الدارين امين يا رب العالمين

الفاتحة …

Kisah Karomah Menajubkan Imam Malik, Kiai Jawa Jadi Saksinya ini disampaikan KH. Fuad Abdillah, Ketua MWCNU Dukuhseti saat Rakor Lazisnu, Sabtu, 20 Maret 2021 di Kantor MWC NU Dukuhseti Pati.

Penulis: KH Jamal Ma’mur Asmani, wakil ketua PCNU Pati.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *