Ini Lima Gelar Rasulullah dalam Ayat Al Qur’an

Ini Lima Nama Rasulullah dalam al-Qur'an

Ini Lima Gelar Rasulullah dalam Ayat Al Qur’an

KEBUMEN, BANGKITMEDIA

Dalam rangka memupuk kecintaan kepada Nabi Muhammad Saw, Pondok Pesantren Al-Kahfi Somalangu Kebumen mengadakan Haflah Maulid Rasul dan Khatmil Qur’an, Rabu (20/11/19). Hadir dalam acara tersebut Habib Rijal Al-Attos Ketua Mahage Kebumen, Habib Hasan Al-Attos Penasihat Mahage Kebumen, Ustaz Affifudin bin Hamid Al Hasani Pengasuh PP. Al Kahfi Somalangu dan KH. Abdul Qoyyum Mansur Pengasuh PP.An-Nur Lasem, selaku pembicara. Acara yang dihadiri ribuan jamaah tersebut di gelar di Ponpes Al-Kahfi Somalangu, Kebumen.

Gus Qoyyum menyampaikan bentuk keajaiban yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad melalui tulisan muhammadurrasulullah yang terdapat pada sebuah ikan dan bunga.

“Dalam salah satu kitab yang bernama Tarikh Baghdad (Sejarah Baghdad) karya Khotib al-Baghdadi terdapat salah satu laut yang banyak ikannya bertuliskan  nama muhammadurrosululloh dalam sisiknya. Al-Qoshtholani seorang guru yang mengajar di Mesir dalam karya Al-Mawahibul adzmiyah syarkh Az-Zarqoni itu disebutkan di India dalam suatu desa terdapat bunga mawar yang bertuliskan muhammaddurosululloh saw,” ujar Gus Qoyyum.

Kemudian, Gus Qoyyum menjelaskan keistimewaan kota Makkah dan Madinah, sebagaimana tempat kelahiran dan tempat dimakamkannya Nabi ketika beliau wafat.

“Sejumlah empat Astronot dari Rusia memberikan pidato di Riyadh (Arab Saudi), suatu ketika dalam ruang angkasa, ketika hendak memotret kota-kota besar, sedangkan ruang angkasa ketika malam secara kasap mata tidak bisa dilihat kota-kota dalam hamparan sebuah bumi, kecuali hanyalah Makkah dan Madinah, demikianlah pengakuan Astronot. Hal ini, dikarenakan kota Makkah sebagai tempat dilahirkannya Nabi Muhammad Saw. dan Madinah sebagai tempat dimakamkannya Nabi Muhammad saw,” jelas Gus Qoyyum.

Kemudian, Gus Qoyyum menjelaskan lima gelar Nabi Muhammad yang termaktub dalam Al-Qur’an dalam kata aamin dan penerusnya Nabi dianjurkan untuk meneladaninya.

“Nama Muhammad dalam Al-Quran disebut sebanyak lima kali, yang pertama dengan gelar al-amin terdapat sebanyak 14 kali yakni 38.283 alif, termasuk amin. Makanya penerusnya Nabi Muhammad dan para habaib ditekankan untuk menjadi orang yang dapat dipercaya, sebagaimana teladan Nabi Muhammad saw,” ujar Gus Qoyyum.

Kemudian Gus Qoyyum menjelaskan, barangsiapa yang membenci sesuatu yang dicintai Nabi, maka Allah akan memberi laknat kepada orang tersebut.

“Nabi saw. mempunyai shohabat yang bernama Abu Hurairoh yang sangat dipercaya Nabi soal hadist (diantara seluruh sohabat), sebab Abu Hurairah tidak senang berbisnis, tidak mempunyai toko, beliau sering menghabiskan waktunya di Masjid, dan yang dikenal paling banyak meriwayatkan Hadits. Sebab kemasyhurannya, suatu ketika ada orang yang membencinya dan Rasulullah mengetahuinya, pada akhirnya orang tersebut dilaknat oleh Allah,” tutur Gus Qoyyum.

Gus Qoyyum juga menyampaikan bahwa, para ulama terdahulu sangat terjaga wirai’nya, sebab jika menjumpai sesuatu yang asalnya syubhat akan terlihat jelas melalui penglihatannya.

Kedua, Nashihun Amiin artinya memberi nasihat dan dapat dipercaya. Dalam kitab Jaimi’ karomatil auliya terdapat seorang walinya Allah swt. bernama Umar al-Kurdi, kalau diberi oleh-oleh dari pejabat, kemudian langsung dishodaqohkan. Syeh Abdul Qodir Al-Jailani kalau diberi apel pejabat kemudian keluar darah, oleh sebab itu ulama terdahulu sangat berhati-hati, karena makanan yang diterimanya kelihatan bentuk kemungkaran dan syubhatnya,” kata Gus Qoyyum.

Selanjutnya, Gus Qoyyum menyampaikan bahwa Imam Al-Ghozali sangat mewanti wanti supaya berhati-hati dalam urusan ketauhidan.

“Imam al-ghozali mempunyai kitab, akibat saking khawatirnya, beliau berkata ‘wong iki ojo ngantek tauhide rusak, supoyo nggak rusak mogko ojo kendel-kendel diskusi tauhid yen isih nyleweng’. ‘Jika sekiranya menyeleweng dalam diskusi mending nggak usah diskusi ketauhidan’. Mengendalikan orang awam, jangan sampai masuk ke dalam diskusi tauhid,” ujar Gus Qoyyum.

Ini Lima Gelar Rasulullah dalam Ayat Al Qur’an. Selain itu, Gus Qoyyum menyampaikan, untuk menjadi orang yang dipercaya dan mempunyai kedudukan, seperti halnya teladan Rosulullah, maka hal yang terpenting adalah memikirkan sebab dan akibatnya terlebih dahulu sebelum bertindak.

Ketiga, lanjut Gus Qoyyum, makilun amiin artinya dapat dipercaya dan mempunyai kedudukan.

“Dulu bapak saya pernah mengajarkan ilmu strategi kepada saya yaitu, difikirkan matang-matang ketika dihadapkan dengan sebuah kasus ‘sebelumnya apa masalahnya’ dan ‘sesudahnya bagaimana akibatnya,’ yang tujuannya untuk menciptakan rasa aman dalam sebuah tindakan,” tutur Gus Qoyyum.

Selanjutnya, Gus Qoyyum menyampaikan tanda sosok keilmuan yang dimiliki Imam Syadzili.

 “Keempat, Al-Qowwiyul Aamiin, artinya orang kuat yang bisa dipercaya. Imam Syadzilli dalam manaqib Imam Syadzili, dahulu ketika Ibunya mengandung Imam Syadzili bermimpi planet Jupiter masuk ke dalam kemaluan Ibunya, kemudian setelah Imam Syadzili lahir dan tumbuh dewasa keilmuan dan keulamanya sangat dipercayainya, seperti halnya planet Jupiter,” tutur Gus Qoyyum.

Kemudian, Gus Qoyyum menceritakan kisah seorang yang asalnya dari tanah kelahiran Nabi yang hendak bunuh diri. Namun, dengan ketakutan sang pelayan akan laknat Allah, kemudian melarangnya untuk bunuh diri.

“Diceritakan, dahulu di Swedia mayoritas orangnya berprofesi sebagai pelayan bunuh diri dan sangat diakui kekayaannya. Suatu ketika, salah satu yang mendaftar bunuh diri bernama Abdullah dari Arab, kemudian pelayan tersebut melarangnya bunuh diri karena berasal dari kelahiran Nabi. Kemudian, mengajak Abdullah ke Masjid, yang kemudian Abdullah tertidur selama tiga hari dan seketika bangunnya Abdullah merasa bersyukur karena tidak jadi bunuh diri berkat tertidur di tempat mubarokah,” ujar Gus Qoyyum.

Ini Lima Gelar Rasulullah dalam Ayat Al Qur’an. Kemudian, Gus Qoyyum mengajak para orang tua untuk mendidik putra putrinya berakhlak mulia dan membekalinya dengan keimanan.

“Kelima Wa hadzal baladil aaminn yang artinya ‘Dan demi negeri (Mekkah) yang aman ini.’ Kita sangat mengharapkan Negara Indonessia ini barokah wahadzal baladil aamin, yang aman, sentosa dan makmur. Jika kita fikir fikir, tanda tanda kiamat sudah mulai muncul. Hal ini, penting bagi orang tua memberi bekal iman dan didikan akhlak mulia kepada anak-anaknya,” tutur Gus Qoyyum,” tandas Gus Qoyyum. (Siti Kholisatul Wahidah/rn).

Demikian ulasan khusus terkait Ini Lima Gelar Rasulullah dalam Ayat Al Qur’an.

*Penulis adalah Mahasiswa KPI UIN Sunan Kalijaga yang sedang Magang Profesi di Majalah Bangkit dan Bangkitmedia.com

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *