Humor: Gus Baha Kalah Debat dengan Orang Awam

Humor: Gus Baha Kalah Debat dengan Orang Awam

Posted on

Humor: Gus Baha Kalah Debat dengan Orang Awam

Gus Baha’ pernah beberapa kali bilang kalau kalah dengan orang awam. Ceritanya:

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Saya ini punya tetangga temperamental. Kalau bertengkar pasti bawa parang. Tetangga resah, minta kepada saya agar menasehati orang tersebut. Ya saya nasehati, kalau bertengkar mbok ya nggak usah bawa parang, bikin orang takut.

Apa jawabnya?

Njenengan enak gus. Sudah jadi kiai. Nggak marah pun orang juga segan. Lha saya ini awam, kalau nggak bawa parang, orang ya nggak takut!

Khakhakhakha

Di pondok, ada santri tempramen. Sedikit kesenggol pasti marah. Oleh sahabatnya, yang merupakan anak kiai besar, dinasehati agar jangan gampang emosi. Keinjak kakinya saja kok langsung marah.

Apa jawabnya?

Njenengan enak gus, setiap orang sopan kepada njenengan. Wajar kalau bisa membalas kesopanan mereka. Lha kulo niki mboten ngertos rasane disopani….(saya ini nggak pernah tahu rasanya dihormati).

Baca Juga >  Gus Dur dan Kereta Api yang Bisa Berdiri

**

Banyak orang menghormati Imam Syafi’i, tapi banyak pula pembencinya, meskipun di depan beliau, orang ini mencium tangan Imam Syafi’i. Di belakangnya menjelek-jelekkan beliau. Santrinya datang melaporkan ulah orang tersebut.

Apa jawab Imam Syafi’i?

Ya bagus lah, berarti aku berwibawa di hadapannya. Sebab dia tidak berani di hadapanku. Lebih bagus lagi, dia nggak bakal berani hutang uang kepadaku.

Khakhakhakha

Demikian Humor: Gus Baha Kalah Debat dengan Orang Awam. Semoga bermanfaat.

Penulis: Dr. KH. Rizal Mumazziq Z, Rektor INAIFAS Jember.