Humor Segar Gus Dur tentang Diplomasi AS – Cina

Humor Segar Gus Dur tentang Diplomasi AS - Cina

Humor Segar Gus Dur tentang Diplomasi AS – Cina.

Mumpung kisah kunjungan Menlu AS ke Asteng belum lenyap, izinkan saya sampaikan ucapan Kiai Abdurrahman Wahid tentang ‘diplomasi’ AS-Cina. Saya ingat ini karena Tiongkok menuduh rangkaian kunjungan Menlu AS (yang namanya susah dihapal) itu bertujuan ‘mengepung’ negerinya.

‘Suatu hari,’ Kiai Abdurrahman Wahid memulai ceritanya, ‘datanglah seorang diplomat AS ke Cina. Untuk menyenangkan hati sang diplomat, pejabat Cina mengundangnya ke dalam ‘rapat akbar’ rakyatnya.

Sang diplomat diajak naik ke panggung. Dia segera berhadapan dg jutaan massa di bawah panggung. Lalu, pejabat Cina itu meminta diplomat AS memberikan sambutan. Menanggapi ini, sang diplomat AS bingung. Tapi, sebagai orang berpengalaman di kancah dunia, ia cepat memecahkan kebingungannya.

‘Ah,’ cetusnya dalam hati. ‘Supaya tak tampak resmi dan mencairkan suasana, sebaiknya saya hanya menceritakan sebuah lelucon.’ Maka, mungkin selama 5 atau 7 menit, sang diplomat menceritakan sebuah lelucon dalam bahasa Inggris. Massa jutaan jumlahnya itu diam, tanpa reaksi.

Lalu, pejabat Cina meminta penterjemah menerjemahkan kisah lelucon 5-7 menit itu.

Dengan sigap, penterjemah maju ke depan. Ajaib. Dengan hanya ucapan satu kata, massa jutaan jumlahnya itu tertawa serentak.

Sang diplomat AS kagum bukan main. Ia dekati si penterjemah. ‘Bagaimana caranya Anda menerjemahkan lelucon dalam bahasa Inggris berdurasi 5-7 menit itu hanya dengan satu kata? Dan mereka langsung tertawa?’

‘Gampang,’ kata penterjemah. ‘Saya cuma bilang: ‘Tolong ketawa.’

(Penulis: Fachry Ali, sahabat Gus Dur)

*Demikian terkait Humor Segar Gus Dur tentang Diplomasi AS – Cina, semoga membuat kita makin cerdas dan bahagia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *