Dosa Rontok Karena Keringat Pekerja yang Berkeringat

Dosa Rontok Karena Keringat Pekerja

Dosa Rontok Karena Keringat Pekerja yang Berkeringat.

Berikut kisah nyata yang cukup masyhur dikalangan para santri Rubat Tarim, Hadhramaut tentang sokok guru mereka, yakni Al-Habib Hasan ibn Abdullah Asy-Syathiri (kakak daripada Al-Habib Salim ibn Abdullah Asy-Syathiri). Semoga dari kisah ini memberikan manfaat dan motivasi tersendiri bagi diri kita untuk bekerja serta menggapai keridhaan-NYA.

Suatu ketika, Al-Habib Hasan ibn Abdullah ibn Umar Asy-Syathiri (seorang ulama besar asal negeri Yaman) diminta untuk mengajar di Masjidil Haram oleh Raja Faisal. Di Makkah sendiri Al-Habib Hasan memiliki banyak murid yang tinggal di sana, maka tatkala beliau sampai di kota Makkah, beliau pun tidak langsung mengajar; memenuhi permintaan pihak kerajaan.

Sewaktu itu beliau berkata; “Sebelum mengajar, aku ingin berdagang. Tapi aku tidak punya uang.”

Maka, berebutanlah para muridnya datang membawakan uang untuk diberikan kepada sang guru secara ikhlas (cuma-cuma). Namun Al-Habib Hasan malah menolaknya, dengan halus beliau berkata, “Aku tidak meminta, tetapi aku ingin berhutang.”

Maka, para muridnya pun memberikan uang itu kepada sang guru sebagai piutang, tentu juga demi mengharap keberkahan dari sang guru.

Ternyata peristiwa ini sampai ke telinga pihak kerajaan, maka esok harinya datanglah para pembesar pihak kerajaan Makkah Al-Mukarramah menjemput Al-Habib Hasan Asy-Syathiri. Mereka pun seraya berkata:

“Wahai Habib, jika engkau ingin berdagang maka Raja pun bisa memberimu Pasar!”

Tak dinyana, mendengar hal tersebut Al-Habib Hasan justru menjawab dengan kalimat yang mengugah jiwa dan sanubari.

Beliau berkata: “Ketahuilah, bahwa banyak dosa yang rontok karena keringat yang menetes ketika seseorang bekerja.”

Subhanallah !!!

Wallahu a’lam.

Penulis: Maryam Agil.

Habib Hasan Asy-Syathiri

_________________

Semoga artikel Dosa Rontok Karena Keringat Pekerja yang Berkeringat ini dapat memberikan manfaat dan barokah untuk kita semua dalam bekerja dan sekarang kamu tahu bahwasannya bekerja juga termasuk ibadah, maka oleh karena sebab itu mari beribadah dengan bekerja. salam dari editor yah.. -ed

Simak juga artikel terkait di sini

simak juga video terkait di sini

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *