Ciri Malam Lailatul Qadar: Doa dan Amalan yang Dianjurkan

Malam Lailatul Qadar 2020: Ciri-ciri, Doa dan Amalan yang Dianjurkan

Ciri Malam Lailatul Qadar: Doa dan Amalan yang Dianjurkan.

Malam lailatul Qadar adalah malam yang istimewa. Terdapat di salah satu malam di bulan ramadhan. Kehadirannya ditunggu oleh umat Islam se-dunia. Sebab, kemuliaan malam lailatul qadar lebih baik dari seribu bulan.

Bagi umat Islam yang hendak berburu malam lailatul qadar, Rasulullah Saw., memberikan bocoran. Rasulullah Saw., mengatakan bahwa malam lailatul aadar turun pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan. Lebih khusus lagi, pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan

Tentang kemuliaan malam lailatul qadar, tersebut adalah surat al-Qadar ayat 1-5.

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ (1) وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ (2) لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ (3) تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ (4) سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ (5)

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada Lailatul Qadr. Dan tahukah kamu apakah Lailatul Qadr itu? Lailatul Qadr itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Ar Ruh dengan izin Tuhannya untuk mengatur urusan. Malam itu (penuh) Salaam sampai terbit fajar.” (QS. Al Qadr [97] : 1-5).

Lalu, apa saja tanda-tanda malam lailatul qadar? Mari kita simak hadits berikut ini.

أَنَّهَا صَافِيَةٌ بَلْجَةٌ كَأَنَّ فِيْهَا قَمَراً سَاطِعاً سَاكِنَةٌ سَاجِيَةٌ, لاَ بَرْدَ فِيْهَا وَلاَ حَرَّ, وَلاَ يَحِلُّ لِكَوْكَبٍ أَنْ يُرْمَى بِهِ فِيْهَا حَتَّى تُصْبِحَ, وَإِنَّ أَمَارَتَهَا أَنَّ الشَّمْسَ صَبِيْحَتَهَا تَخْرُجُ مُسْتَوِيَةً, لَيْسَ لَهَا شُعَاعٌ مِثْلَ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ, وَلاَ يَحِلُّ لِلشَّيْطَانِ أَنْ يَخْرُجَ مَعَهَا يَوْمَئِذٍ.

“Sesungguhnya tanda Lailatul Qadar adalah malam cerah, terang, seolah-olah ada bulan, malam yang tenang dan tentram, tidak dingin dan tidak pula panas. Pada malam itu tidak dihalalkan dilemparnya bintang, sampai pagi harinya. Dan sesungguhnya, tanda Lailatul Qadar adalah, matahari di pagi harinya terbit dengan indah, tidak bersinar kuat, seperti bulan purnama, dan tidak pula dihalalkan bagi setan untuk keluar bersama matahari pagi itu.” (HR. Ahmad)

Itulah tanda-tanda malam lailatul qadar. Lalu umat Islam sebaiknya melakukan amalan apa saja ketika menemui malam lailatul qadar? Berikut ini amalan yang dianjurkan.

Pertama, shalat. Perbanyaklah shalat pada malam-malam ganjil terakhir di bulan ramadhan. Agar ketika bertemu dengan malam lailatul qadar, kita bisa melewatinya dengan bersujud kepada Allah Swt.

Kedua, dzikir. Ingatlah Allah Swt., dengan berdzikir di malam-malam ganjil terakhir ramadhan. Termasuk perbanyak membaca istighfar. Memohon ampunan kepada Allah Swt.

Ketiga, tadarus al-Qur’an. Amalan selanjutnya, yang bisa dilakukan adalah dengan membawa al-Qur’an. Akan lebih baik kalau kegiatan ini bisa istiqomah bukan hanya di malam-malam gajil terakhir bulan ramadhan.

Keempat, membaca shalawat nabi. Amalan ini juga tak kalah penting dengan yang lainnya. Sebab, dengan membaca shalawat di malam yang mulia ini, diharapkan akan mendatangkan kebaikan untuk kita semua.

Kelima, berdoa. Pada malam ini, umat Islam boleh memanjatkan doa apa pun. Hanya saja, ada satu doa yang dianjurkan oleh Rasulullah Saw. Ini bunyi doanya.

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّى

Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu’anni

(Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, karenanya maafkanlah aku).

Demikian tentang Ciri Malam Lailatul Qadar: Doa dan Amalan yang Dianjurkan, semoga manfaat.

(Mukhlisin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *