kyai fajar

Bolehkah Ibadah Karena Jabatan dan Kekayaan?

Posted on

Ngaji Tafsir hari ini QS. Huud ayat 15-16. Tidak sedikit dari masyarakat kita yang shalat dzhuha, membaca waqi’ah, shalawat, shalat tahajut, dan ibadah lainnya dengan niat agar diterima PNS, agar lancar bisnisnya, agar diberi kesehatan, bahkan ada yg supaya cepat dapat jodoh.

Niat seperti itu tidak dilarang dalam agama dan Allah berjanji akan memberi apa yang diniatkan tersebut. Hanya saja di akherat kelak, ia tidak akan mendapatkan pahala dari ibadahnya itu. Tapi meskipun boleh, harus hati-hati, sebab jika semua amal ibadah diniatkan agar mendapat sesuatu di dunia, maka di akherat sama sekali tidak memiliki amal baik sedikitpun dan kemungkinan terburuk adalah masuk neraka, sebab tidak ada pahala amal baik, tapi banyak dosa amal buruk.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

Baca Juga >  Ngaji Burdah 4, Tak Sanggup Menyembunyikan Aura Cinta

Allah SWT berfirman:5

مَنْ كَانَ يُرِيْدُ الْحَيٰوةَ الدُّنْيَا وَ زِيْنَتَهَا نُوَفِّ اِلَيْهِمْ اَعْمَالَهُمْ فِيْهَا وَهُمْ فِيْهَا لَا يُبْخَسُوْنَ. اُولٰٓئِكَ الَّذِيْنَ لَـيْسَ لَهُمْ فِيْ الْاٰخِرَةِ اِلَّا النَّارُ ۖ وَحَبِطَ مَا صَنَعُوْا فِيْهَا وَبٰطِلٌ مَّا كَانُوْا يَعْمَلُوْنَ

“Barang siapa menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, pasti Kami berikan (balasan) penuh atas pekerjaan mereka di dunia (dengan sempurna) dan mereka di dunia tidak akan dirugikan. Itu orang-orang yang tidak memperoleh (sesuatu) di akhirat kecuali neraka, dan sia-sialah di sana apa yang telah mereka usahakan (di dunia) dan terhapuslah apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. Hud: Ayat 15-16)

(KH Fajar Abdul Bashir, Pengasuh Pesantren Ar-Risalah Pandak Bantul)