Wakil Bupati Bantul: Peringatan HSN Ajang Kreativitas Santri

Posted on

Wakil Bupati

BANTUL, BANGKITMEDIA.COM.

Serangkaian peringatan Hari Santri Nasional yang diselenggarakan Kabupaten Bantul resmi dibuka oleh Wakil Bupati Bantul, H. Abdul Halim Muslih, Rabu (18/10) sore. Acara peringatan HSN ini diharapkan dapat menjadi wadah pemersatu bangsa yang akhir-akhir ini sedang guncang akibat perpecahan berbagai organisasi Islam.

“Selain itu, diharapkan menjadi ajang kreativitas santri untuk mewujudkan negara yang damai dan berkemajuan, sesuai dengan tema besar peringatan hari santri nasional 2017 yaitu “Santri Mandiri, NKRI Hebat,” ujar Abdul Halim.

Salah satu rangkaian acara peringatan HSN di Bantul adalah Festival Hadroh yang berpusat di Masjid Agung Manunggal Bantul. Jumlah peserta yang mendaftarkan diri lebih dari 60 group, karena keterbatasan waktu sehingga yang diterima hanya 40 group dari seluruh Kabupaten Bantul dan luar Bantul seperti Sleman dan Magelang. 60 grup tersebut terbagi atas 15 group hadroh putri dan 25 group hadroh putra, dari mulai group remaja hingga group dewasa.

“Yang kami terima hanya 40 group saja, kami menolak lebih dari 20 group karena kalau diterima semua waktunya kurang, semisal malam minggu masih dilangsungkan perlombaan nanti kerepatan karena hari minggunya ada kirab dan apel,” jelas Firdaus salah satu penanggung jawab Festival Hadroh

Baca Juga >  Jama'ah Haji Asal Magelang Kisahkan Isyarat Mbah Maimoen Menjelang Wafat

Festival Hadroh ini akan dilangsungkan selama tiga hari, Rabu-Jum’at (18-20/10), dan dimulai dari pukul 16.00 hingga 23.00 WIB. Ke 40 group tersebut terbagi ke dalam tiga kloter, yang akan tampil mulai Rabu, Kamis dan Jum’at. Masing-masing kloter ada yang berjumlah 12 ada yang 13.

Setiap group hadroh disediakan waktu maksimal 15 menit untuk membawakan lagu. Satu lagu wajib gerakan nasional ayo mondok yang diciptakan oleh Gus Lukman dari Pesantren Tremas, Pacitan, dan lagu bebas sesuai kreativitas peserta. Perlombaan ini dinilai oleh tiga juri provisional di bidang hadroh, yakni bidang vokal, music, dan adab.

“Juri vokal ada Pak Wawan dari Sewon, juri musik Pak Syafik dari Wonokromo dan juri adab Pak Kholid dari Pleret,” terang Firdaus.

Pemenang festival ini akan diumumkan pada saat apel puncak hari santri nasional tanggal 22 Oktober nanti di Alun-Alun Paseban Bantul. Memperebutkan 6 tropi terbaik kategori putra dan putri. (Atiatul Afidah/Rokhim)