YOGYAKARTA, BANGKITMEDIA.COM
Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang menjunjung nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah (Aswaja) yang senafas dengan nilai kebangsaan, Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Yogyakarta menyelenggarakan Bedah Buku Fatwa dan Resolusi Jihad (Sejarah Perang Rakyat Semesta Pertempuran Surabaya 10 Nopember 1945) karya KH. Agus Sunyoto, Selasa (07/11). Acara yang diselenggarakan di aula kampus UNU Jogja ini merupakan rangkaian Parade Ide, peringatan Hari Santri Nasional 2017. Hadir sebagai pembicara tunggal penulis buku tersebut KH. Ng Agus Sunyoto.
Acara bedah buku yang dimulai pukul 13:30 WIB siang ini diikuti oleh para mahasiswa, jajaran dosen/pengajar, juga staf UNU. Dihadiri pula oleh mahasiswa dari luar UNU, para santri, aktivis PMII, serta para pegiat sejarah, bersama-sama membedah buku sejarah Pertempuran 10 November yang dikaitkan dengan sosok Hadaratus Syaikh KH. Hasyim Asyari, yang terkenal dengan Fatwa Resolusi Jihad-nya.
Rektor UNU Yogyakarta Prof. Purwo Santoso dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kaum santri memahami bahwa sejarah ditulis oleh para pemenang. Akibatnya, hal itu mempengaruhi isi sejarah yang cenderung distortif tergantung pada desain politik/pemerintahan, yang sampai hari ini santri tidak ditampakkan/disamarkan perannya dalam sejarah bangsa ini.
“Sebagai lembaga pendidikan, UNU dengan Aswaja Centre-nya berharap terus menggaungkan analisis sejarah, untuk tujuan mewacanakan Indonesia yang lebih baik. Salah satunya dengan membedah sejarah-sejarah penting yang melibatkan santri atau mahasiswa UNU hari ini. Semuanya dalam rangka menjernihkan segala distorsi di dalam sejarah yang ada hari ini,” pungkas Prof. Purwo sebelum mengakhiri sambutannya. (Fariz/Rokhim)








