Tawasul dengan Guru Bangil, Seorang Muallaf dari Jakarta Menemukan Jodohnya.
KH Muhammad Syarwani bin Abdan, lebih sering dikenal Guru Bangil. Beliau adalah pendiri Pesantren Datuk Kalampayan Bangil Pasuruan Jawa Timur. Sesuai dengan nama pesantrennya, Guru Bangil adalah keturunan Syekh Arsyad Al-Banjari, Kalimantan Selatan. Syekh Arsyad Al-Banjari juga dikenal dengan nama Datuk Kalampayan yang kemudian dijadikan nama pesantren Guru Bangil.
Saat itu, Alfaqir (Zain Banjar) menghadiri acra Haul ke-30 Guru Bangil tahun 2018. Pagi-pagi, Alfaqir bertemu dengan seorang jama’ah haul dari Pancoran, Jakarta Selatan. Namanya Ahmad Alfi Rizky. Beliau seorang mu’allaf. Tahun 1998 beliau masuk Islam. Tahun 2010, beliau baru pertama kali ziaroh ke maqom Guru Bangil di Bangil. Saat itu, umurnya 37 tahun belum mendapatkan isteri.
Saat beliau ziaroh pertama kali di tahun 2010, ketika di depan maqom Guru Bangil, beliau cuma melihat maqomnya saja sambil duduk dan tidak membaca apa-apa.
Beliau pegang nisan Guru Bangil sambil di dalam hati berucap:
“Kalau engkau Wali Allah, sampaikan salamku sama Allah bahwa aku ingin punya istri dan mudahkanlah aku agar bisa ziaroh ke maqom engkau di setiap tahun.”
Itu di tahun 2010 pertama kali beliau ziaroh ke Bangil.
Beberapa bulan kemudian di awal tahun 2011, beliau dinikahkan oleh Alhmarhum Habib Mundzir bin Fu’ad al-Musawwa. Karena beliau termasuk orang yang sering menghadiri Majelis Rasulullah di bawah pimpinan Habib Mundzir bin Fu’ad al-Musawwa di Pancoran Jakarta Selatan.
Mulai sejak tahun 2011 sampai sekarang di setiap haul Guru Bangil ini, beliau setiap tahun diongkosi oleh seseorang yang mampu di Pancoran Jakarta Selatan. Cukup untuk ongkos pesawat pulang pergi dari Jakarta-Surabaya dan ongkos transport dari Bandara Juanda Surabaya ke Bangil. Artinya beliau sudah 8× berturut-turut hadir di haul Guru Bangil setiap tahun dengan ongkos gratis. Padahal beliau termasuk orang yang tidak berkecukupan/sederhana.
“Ini berkah Guru Bangil,” kata beliau.
Dan beliau berpesan kepada Alfaqir (Zein) bahwasanya siapapun yang ingin ziaroh ke maqom Guru Bangil, sempatkan ziaroh juga ke Maqom Ayah Guru Bangil (KH. Abdan bin KH. Muhammad Yusuf) di pemaqoman Segok, Bangil karena berkat do’a orang tualah Guru Bangil jadi ulama besar.
Guru Bangil adalah Wali Allah Ta’ala. Beliau wali mastur. Beliau seorang ‘Arif Billah. Apapun hajat kita, bertawasshullah kepada para auliya dan orang-orang sholeh, khususnya bertawasshul kepada Guru Bangil (Guru Syarwani Abdan).
Siapa yang berdo’a dengan bertawasshul kepada para auliya dan orang-orang sholeh, maka hajatnya cepat qobul berkat para auliya dan orang-orang sholeh. Apalagi berziaroh ke maqom para auliya dan orang-orang sholeh sambil bertawasshul di hadapan Maqom beliau maka hajatnya cepat qobul.
Penulis: Muhammad Zainuddin bin H Abdurrahman, santri Guru Sekumpul.
________________
Semoga artikel Tawasul dengan Guru Bangil, Seorang Muallaf dari Jakarta Menemukan Jodohnya ini memberikan manfaat dan barokah untuk kita semua, amiin..
simak artikel terkait di sini
simak video terkait di sini








