Rapatkan Barisan Wahai Banser, Pesan Penting Gus Yahya.
Rapatkanlah barisan wahai para pejuang negeri dan benteng para ulama. Dengarkan dan patuhi aba-aba. Kalian dilatih untuk menjaga Negara dan mencegah kerusakan. Kalian bukan gerombolan gagah-gagahan. Kalian tidak seperti mereka, kumpulan sangkrah got pecundang peradaban.
Kalian bertindak saat diperlukan, bergerak dengan ukuran, mengarah tepat sasaran. Irama sesuai aba-aba.
Menang-kalah kalian bukan demi pribadi atau kelompok, tapi demi semua, termasuk mereka juga, yang memusuhi kalian karena mereka terjebak angkara dan kebodohan.
Baca Juga: Kasatkornas Alfa Isnaeni: Niat Jadi Banser Hanya Lillahi Ta’ala, Bukan yang Lain!
Bekal utama kalian adalah kebersihan hati dari rakus dan jumawa, serta kelapangan dada menghadapi si bodoh dan si dengki.
Semoga Allah memelihara ingatan kalian akan cita-cita peradaban, melindungi kalian sepanjang jalan, mengaruniai kalian dengan yang jauh lebih agung dan indah daripada sekedar terima kasih manusia. Amin.
Demikian Rapatkan Barisan Wahai Banser, Pesan Penting Gus Yahya, semoga manfaat.
(Penulis: KH Yahya Cholil Staquf, Katib Aam PBNU)
*Gus Yahya memberikan pesan sangat penting bagi pasukan Banser. Banyak sekali peristiwa yang terjadi di masyarakat, Banser harus terdepan dalam menjaga bangsa dan negara ini. Karena banyak fakta yang terkait dengan politik, Banser harus cerdas menempatkan diri. Jangan sampai terprovokasi dan melakukan gerak langkah yang tidak tepat. Banser adalah pengawal ulama, sehingga mencerminkan nilai-nilai yang diajarkan ulama dalam praktek kesehariannya.
Karena Banser punya tanggungjawab besar, maka Banser sering difitnah dengan berbagai macam tuduhan yang menyesatkan. Semakin tinggi derajat Banser, maka tantangan akan semakin besar di masa depan. untuk itu, rapatkan barisan








