Program Koin NU Sukses, MWC NU Piyungan Beli Ambulan

Posted on

DSCN0834(1)Piyungan, BangkitMedia. Mengikuti PCNU Sragen, MWC NU Piyungan sukses menjalankan program koin NU. Setelah mengedarkan kotak koin NU selama empat bulan, mereka berhasil mengumpulkan dana segar dari masyarakat sebanyak 89.121.175.

Koordinator Koin NU MWC NU Piyungan, Mahmudin (40) mengungkap keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan dan kesadaran masyarakat Srimartani. Dari hasil perolehan koin NU, kini dibelikan Ambulans. Alasan dibelikan ambulans berdasarkan permintaan masyarakat yang memang butuh ambulans.

KLIK DISINI untuk mengirim WA (tanpa harus menyimpan nomor terlebih dahulu) ke Call Center NU Care LAZISNU DIY, untuk konsultasi/tanya-tanya.

“Jadi membeli ambulans karena menjawab permasalahan umat. Wilayah Piyungan, khususnya Srimartani banyak yang tinggal di daerah pegunungan, mereka kesulitan mengakses ambulans. Jadi, kita membeli ambulans untuk melayani itu, NU harus datang,” papar Mahmudin.

Mahmudin menambahkan bahwa dengan adanya ambulans akan memberdayakan sekaligus sebagai media pengkaderan GP Ansor dan Banser. Sampai bulan Agustus awal 2017 Ambulans sengaja belum di branding dan di instalasi, masih dalam pematangan konsep.

Keberhasilan dan kesuksesan Koin NU sebagai imbas dari segi pendidikan formal dari TK hingga SMK (Madrasah) Ma’arif di Piyungan. Tanpa keberadaan lembaga pendidikan formal, kesadaran masyarakat dan sosialisasi bukanlah apa-apa. Kini, koin NU di Piyungan sebagai role model koin NU di beberapa daerah di Bantul. Virus koin NU mulai disebarkan di beberapa titik. Mahmudin menuturkan, program koin NU yang selanjutnya, di waktu yang dekat ada di Banguntapan, sudah memesan 200 kotak. sedangkan di Srimartani sendiri, kini sudah mencapai 1.700 kotak yang tersebar di masyarakat.

Baca Juga >  Hati Nahdliyyin Piyungan hanya untuk Seorang Gus Hilmy

“Rencana ke depan, perolehan koin NU akan dibuatkan klinik dan untuk pengembangan ekonomi,” imbuh Mahmudin.

Meskipun masih dalam tahap wacana, lahan yang akan digunakan sudah direncanakan menggunakan tanah kas desa. Kenapa klinik? Lagi-lagi untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Di dukung dengan respons pemerintah Desa Srimartani sangat mendukung program ini.  (Elisa)