Bangkitmedia.com, YOGYA – Sebanyak 200 peserta lansia, terdiri dari empat pria dan 196 wanita mengikuti ‘Wisuda Pesantren Kesehatan Lansia Level I’ di Masjid Blangkon Al-Fath Perumahan Taman Siswa Indah Yogyakarta, Minggu (13/9) pagi. Kegiatan yang merupakan bagian Program Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat Lanjut Usia tersebut juga didukung Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (PERGEMI) DIY.
“Sejak berdirinya Masjid Blangkon, kami menyusun kegiatan Ahad Pagi yang salah satu materinya kesehatan lansia. Khusus untuk materi tersebut dilaksanakan sebulan sekali yang kemudian berkembang menjadi Pesantren Kesehatan Lansia dimulai sejak September 2025,” tutur Ketua Takmir Masjid Blangkon Al-Fath yang juga Ketua Panitia Penyelenggara Wisuda Pesantren Kesehatan Lansia Level I Prof Muhammad di sela kegiatan.
Ditambahkan Prof Muhammad, kegiatan Pesantren Kesehatan Lansia diasuh Dr dr H Probosuseno. Wisuda Level I menandakan peserta sudah mencapai tahapan Matang I. Setelah mencapai Level I, masih ada beberapa level lanjutan hingga terakhir Level VII yang harus dicapai peserta tersebut.
“Secara kurikulum nantinya sampai Level VII. Jika tiap level butuh waktu satu tahun untuk menuntaskan materi karena 12 kali pertemuan, berarti Level VII akan dijalani selama tujuh tahun,” lanjut Prof Muhammad.
Sedang materi yang disampaikan kepada peserta pada level awal ini lebih pada menjaga kesehatan di usia lansia. Harapannya kendati secara usia mungkin sudah tidak terlalu produktif, tapi mereka tetap dapat menjaga kesehatan masing-masing.
“Tapi ada satu materi nanti di level berikutnya, lansia ini bisa berdaya. Salah satunya materi yang berkaitan dengan pelatihan terapi. Jadi dengan pelatihan terapi tersebut, harapannya nanti mereka bisa membuka semacam aktivitas misalnya terapi untuk orang lain. Dengan begitu lansia ini dapat memperoleh penghasilan bagi dirinya,” terang profesional di bidang Ekonomi Syariah tersebut. (*)








